Jupiter Tiger dan Prime Hill adalah investor institusi asal Singapore yang menjadi pemegang saham BREN sejak sebelum IPO
Kedua nama ini muncul waktu data 1% dibuka dan masih ada hingga saat ini
Berapa harga rata-rata beli mereka? dan berapa bagger keuntungannya di BREN?
Laba masih bertumbuh, dividen yield sudah menyentuh 5%. Namun saham $BBCA terus terjun. Ada apa dengan BCA? Mengapa sahamnya terlihat anomali di saat kinerja keuangan justru sangat solid?
Apakah ini peluang?
Saya akan analisa dengan point of view: dividend, asing, depresiasi Rupiah dan investor lokal.
Kita bahas di bawah ya.. π§΅
Lufthansa kabarnya membatalkan 20rb penerbangan jarak pendek periode Mei-Oktober. Efek dari harga avtur yg melonjak.
Apakah ini pengaruh harga avtur atau ngga. Kemarin waktu flight dini hari dari T3. Ga biasanya, saya lihat di FIDS T3 ada 5 kl ga salah penerbangan IP dan 1 atau 2 penerbangan GA untuk esok harinya yang canceled. Lupa pula foto...π
Informasi yang sangat berharga. Review singkat beberapa saham yang berpotensi kena dampak MSCI dari 17 daftar saham standar MSCI jelang review tgl 12 Mei.
Transparansi bursa memasuki era baru, dari data kepemilikan >1% hingga 39 klasifikasi investor sesuai permintaan Global Index Provider seperti MSCI dan FTSE
Pada 12 Mei 2026 ini, ada Index Review MSCI
Bagaimana nasib 17 Saham Indonesia MSCI Standard? Siapa yang tidak aman?
Ajaran klasik berinvestasi, meski nampaknya sekarang ini tidak populer.
3 cara memilih saham untuk investasi:
1. Pilih perusahaan yg bagus
2. Beli pada harga yg wajar
3. Sediakan waktu untuk melihat investasi berkembang.
Contoh BCA.
Nomor 1 sudah jelas. Perusahaan dengan laba terus bertumbuh sudah melewati beberapa kali krisis ekonomi, sosial tetapi tetap bertahan.
Nomor 3 sudah jelas. Investasi hari ini jangan berharap besok langsung berhasil. Kasih kesempatan waktu. Mungkin butuh waktu 3 tahun, 5 tahun atau lebih.
Nomor 2 ini mesti ditanya. Pada harga 8000, 9000, apakah termasuk wajar? Alasannya apa? Perbandingan seperti apa yang kita lakukan sehingga harga tsb wajar?
Misalkan, investor baru masuk pasar modal dan ternyata membeli disaat harga yg terlalu tinggi. Tinggal nomor 3, memberi waktu yang agak lebih lama untuk harga kembali ke harga wajar dan menunggu hasil investasi. Sementara menunggu, investor bisa mendapatkan dividen.
Disclaimer, bukan ajakan jual/beli. Hanya contoh.
Dari Keterbukaan informasi Petrose. Kontribusi KMS secara pendapatan sebrsar $52jt, sekitar 880milyar rupiah kurs 17ribu. Posisi masih rugi.
Akan membuat lonjakan revenue lebih 100% bagi SINI yg tahun lalu pendapatan 534 milyar.
1/
Aksi korporasi emiten Hapsoro dan Prajogo.
Watch this guys..
Berhubung hari ini $SINI sudah rilis tentang rencana right issue nya, mari coba kita telisik.
Dari prospektus ringkas yang sudah keluar. Jadwal terdekat adalah RUPS-LB tanggal 26 Mei. Agendanya, persetujuan rencana penambah modal dengan menerbitkan saham baru.
Informasi sementara yang dikeluarkan:
- Maksimal lembar saham baru 721.5 juta lembar. Dengan jumlah saham saat ini 481 juta lembar, maka estimasi rasio adalah 1:1.5
- nominal saham 100 dengan estimasi harga pelaksanaan 5000 (masih estimasi)
- tujuan right issue untuk mengambil 100% saham Kemilau Mulia Sakti (KMS)
- Nilai saham KMS sesuai hasil penilaian KJPP Kusnanto & Rekan, 1.84T dan nilai perjanjian jual beli KMS adalah 1.73T
Berikut, struktur group..
BC adalah pilihan paling aman kalau baru mengenal pasar modal. Kenapa? Jelas, perusahaan solid dan sudah terbukti bisa survive bertahun tahun. Bayangkan investor yg baru mengenal saham, tiba2 beli saham gorengan ga jelas, krn ikut2an. Apa ga hancur mentalnya nt melihat naik turun harga tiba-tiba ara/arb.
Semua saham ada masanya, termasuk BC. Tapi setidaknya ada ongkos tunggu dividen yg bisa didapat sambil mempelajari market.
Kalau udah mulai paham market, barulah lirik2 saham lapis 2-3 dengan segala akrobatnya.π
Multitrend Indo ($BABY) menjadi emiten pertama yang melakukan aksi korporasi right issue pasca pergantian komisioner OJK.
Berikut poin penting nya.
Pernyataan efektif OJK: 16 April
Cum date pasar reguler: 24 April
Ex date: 27 April
Rasio 625:57
Harga 590
Tujuan right issue inbreng aset
Dengan harga penutupan sekarang 326, maka secara teoritis harga ex date 348.
Mengingat harga tebus sebesar 590 dan supaya aksi ini menarik, harga teoritis harus lebih tinggi. Untuk mencapai itu, paling tidak 2 hari kedepan harga harus dibuat naik.
Disclaimer, bukan ajakan jual/beli.
@bluecandleway Selain pengaruh pertumbuhan gerai yg lbh tinggi di 2020-2023. Mungkin krn base nya juga. Saat Covid rendah. Pasca covid orang mulai aktif belanja lagi jadi growth kelihatan kencang.
Bertentangan menurut sy logikanya. Kalau mereka punya kelebihan kas disaat sedang ekspansi, harusnya dioptimalkan dulu kas yang ada. Jika masih kurang, baru cari pendanaan misal lewat RI.
Terlihat sepintas kalau dana RI tidak ada kewajiban untuk dikembalikan. Namun pemegang saham pasti mengharapkan imbal yg sepadan dengan dilusi saham mereka. Makanya mrk menyetujui RI (terutama pengendali).
Hari ini jadwal RUPS-LB $TOBA dengan agenda:
- persetujuan buyback dan
- persetujuan right issue
Mengingat kondisi keuangan yg sudah mepet, besar kemungkinan right issue akan disetujui. Tujuan penggunaan dana untuk pengembangan bisnis hijau.
Sejak rencana diumumkan, Toba sudah naik 22%. Dan sebulan terakhir asing net buy.
Bagaimana menurut kalian, akankah hari ini Toba break 680? Atau justru akan jualan, begitu agenda disetujui?
@kubusIDE@satriahelmy Saya kurang tau jg kenapa tahun ini koq bagi dividen lebih dari laba nya. Tahun sebelumnya DPR selalu dikisar 40-45%. Kalau beli saat cumdate, bersiap aja turun harga sebesar dividen (210) saat ex date.
Minat IPO kembali bertambah di BEI. Per 17 April 2026 sudah ada 16 emiten yang menginginkan dana investor untuk mengembangkan usaha.
consumer cyclical, kesehatan, dan consumer cyclical paling ramai.