Bung Hatta pernah nemu iklan sepatu di koran. dia gunting. dia simpen di dompet, sepatu itu nggak pernah kebeli sampe beliau wafat
Sepatunya namanya Bally. Merek Swiss, mahal, terkenal di era 1950an, waktu itu beliau menjabat Wakil Presiden RI
Sebenernya kalau mau, Bung Hatta tinggal minta, satu telpon, beres, tapi beliau pilih nabung dan nabungnya nggak pernah cukup karena selalu kepake buat bantu orang lain
Setelah beliau wafat tahun 1980, keluarganya nemu secarik kertas terlipat rapi didompetnya, itu iklan sepatu Bally yang sama, masih disimpan selama puluhan tahun
Bung Hatta pengen sepatu itu. tapi beliau nggak mau pake jabatan buat kepentingan pribadi
Islam nyebut ini wara' menjaga diri dari sesuatu yang sebenernya boleh, tapi takut merusak hati
Guntingan iklan itu bukan simbol kemiskinan, itu simbol bahwa beliau tau mana yang milik negara dan mana yang milik dirinya
Karena itu yang sekarang udah banyak orang yang lupa
salsa erwina usul makanan pejabat dan acara DPR pakai menu MBG 15 ribu:
- termasuk perayaan 17 agustus dan rapat dpr
- katanya menu buat pejabat harusnya sama kayak yang diterima siswa
- dia kaitin usulan ini sama sila kelima pancasila
- soal keadilan sosial
- menurutnya gak boleh ada menu khusus atau perlakuan beda buat pejabat
- dia bilang ini juga bisa bantu efisiensi anggaran
- salsa usulin anggaran konsumsi dibatesin sekitar 15 ribu per orang per hari
- katanya kalau pemerintah yakin mbg itu berkualitas dan aman
- ya harusnya mereka juga mau makan yang sama
- kalau tidak berani berani jangan paksa rakyat makan MBG
#INFOTRANSJAKARTA | Rute S11, S61, T11 dan T12 mengalami keterlambatan kedatangan dikarenakan adanya kepadatan lalu lintas di sekitar rest area KM 13 Tol Jakarta - Tangerang. Sementara penaikan dan penurunan dilayani di pintu keluar Rest Area. Hati hati di jalan ya Sahabat Tije. Pantau informasi terkini layanan Transjakarta melalui X pt_transjakarta, instagram: infotije, pt_transjakarta ataupun aplikasi TJ:Transjakarta. Mari kita #JagaJakarta #RuteS11 #RuteS61 #RuteT11 #RuteT12
Sepupuku kerja jadi kasir minimarket, baru tiga bulan. Malam itu ada pelanggan bapak-bapak marah-marah gara-gara promo yang udah abis, ngomong kasar sampe sepupuku nangis di kasir.
Manajernya kebetulan lagi cek stok di belakang, denger semuanya.
Manajer itu keluar, langsung berdiri di depan kasir. "Pak, kalo mau komplain soal sistem promo, komplain ke saya. Bukan ke karyawan saya."
Bapak itu makin ngotot, minta didiskon paksa. Manajer nolak, siap kehilangan satu pelanggan malam itu daripada nyuruh karyawannya nunduk sama kemarahan yang salah alamat.
Setelah bapak itu pergi tanpa belanja, manajer nyuruh sepupuku istirahat sepuluh menit di belakang, bikinin teh anget sendiri buat dia.
"Kamu nggak salah apa-apa. Besok kalo ada yang kayak gitu lagi, langsung panggil saya."
Sepupuku cerita, malam itu dia hampir resign. Tapi gara-gara manajer itu bela dia di depan pelanggan, dia jadi ngerasa kerjanya dihargai.
Setahun lebih udah lewat, sepupuku masih di minimarket yang sama. Manajer itu masih suka nanyain kabar karyawannya satu-satu sebelum shift mulai.
Anita, Yogyakarta
cc : wnmei_at
sok sokan perhatian...
CUIH....males banget ga butuh bjir....
ga usah sok lu....ga butuh gw perhatian lo....BASI
bilang aja cupu...apa2 ga bisa apa2 ga tau....