@byulnori Kau dan temen2 indo di sana itu minoritas.
Inetz tanah air mayoritas ga terima di bilang "MONYET". Dan di bales pun ga seserius itu coy. Ga semua hal berjalan sesuai dengan keinginan, dan itu gapapa. Yookk bacanya, liatnya yg lucu lucunya aja yookk.
Berhenti menghubungi yaa. Bukankah aku punya hak untuk tidak memaafkan? Bukan krn aku pendendam tp krn aku manusia.
Bahkan di ujung kematianmu pun, dan bahkan di hari pemakamanmu aku tidak ada niat untuk memaafkan. Sebegitu sakitnya kah? IYA!!
Perempuan seberantakan ini sedang di bereskan sama anak bungsu.
Aku di sembuhkan, aku di bahagiakan, aku di rayakan. Usahaku selalu di apresiasi, semua inginku di wujudkan, kurangnya aku dia terima, segalanya dihargai.
Tuhan.. yg ini tolong jangan diganti.
Dulu ga pernah setuju dengan statement. Mending di cintai drpd mencintai.
Tapi sekarang ngrasain bgt di cintai ugal ugalan sama seseorang yg segala sesuatunya dia usahain buat kita dan effort bgt buat bahagiain kita. Pdhl udah di cuekin, di blokir, di hus hus-in tp ga menyerah.
Menjalani hidup ternyata tidak setiap hari membutuhkan semangat, hanya butuh kekuatan untuk bertahan saja sudah cukup meski harus terpaksa dan terseok seok setiap jalannya. Asal tidak mati dan tidak berpikir untuk mati.
Ga sengaja makan timun pahit yaa dibuang, lewat jalan ditutup krn hajatan yaa puter balik. Ga selalu harus tau kenapa.
Kasihan energimu terkuras habis hanya untuk mengurusi hal hal diluar kendali kita :)