Senyum ramah terulas.
"Kapan-kapan ajak bandmates saya yang lain juga ya, mereka semua bertalenta loh." Lanjutnya memberi shout out pada para anggota Varhalla.
@Fumataso
"Ah, Hm, beberapa penonton mungkin masih asing dengan nama Varhalla, silakan check us out, lagu-lagu kami lumayan kok! Dan untuk Fuma, terima kasih sudah mengajak saya membuat lagu hari ini, saya menikmati setiap detiknya."
https://t.co/p0kRnkdqJG
Doyeol sedikit terlonjak. Tawa ringan lepas begitu saja berkat ulah sang remaja.
"Hm, Hm, benar Fuma." Setuju sang gitaris. Tidak sabar untuk dengar." Walaupun yang sekarang pun sudah bagus.
@Fumataso
Baris terakhir, "๐๐ฐ, ๐ค๐ญ๐ฐ๐ด๐ฆ ๐ต๐ฉ๐ฆ ๐ฅ๐ฐ๐ฐ๐ณ ๐ข๐ฏ๐ฅ ๐'๐ญ๐ญ ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ฆ ๐บ๐ฐ๐ถ๐ณ ๐ธ๐ช๐ด๐ฉ... ๐ค๐ฐ๐ฎ๐ฆ ๐ต๐ณ๐ถ๐ฆ..." Dan lagu pun berakhir, gema dari irama mulai melemah.
ย Kesunyian tenang itu tidak berlangsung lama karena Fuma menggenjreng gitarnya dengan heboh dan -
@Fumataso Cengiran manis sang pemuda membuatnya ingin mengusak rambutnya namun saat ini ia masih memainkan gitar dalam pelukan.
Dasar anak kecil.
@Fumataso
Doyeol gelengkan kepala gemas. "'๐๐ข๐ถ๐ด๐ฆ ๐ฉ๐ฆ๐ข๐ท๐ฆ๐ฏ ๐ง๐ฆ๐ญ๐ต, ๐ฌ๐ช๐ฏ๐ฅ๐ข ๐ค๐ญ๐ฐ๐ด๐ฆ ๐ณ๐ช๐จ๐ฉ๐ต ๐ต๐ฉ๐ฆ๐ณ๐ฆ~" Berbeda dengan Fuma, Doyeol sebagai orang dewasa tentu sudah biasa.
@Fumataso
"๐๐ฆ๐ค๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ณ ๐ฉ๐ถ๐ฎ๐ด ๐ช๐ฏ ๐ท๐ฆ๐ญ๐ท๐ฆ๐ต ๐ด๐ญ๐ฐ๐ธ, ๐ฅ๐ฆ๐ข๐ณ ๐๐ข๐ฏ๐ต๐ข, ๐ต๐ฉ๐ข๐ต'๐ด ๐ต๐ฉ๐ฆ ๐ฐ๐ฏ๐ฆ ๐ ๐ธ๐ช๐ด๐ฉ ๐ ๐ธ๐ฐ๐ฏ'๐ต ๐ญ๐ฆ๐ต ๐จ๐ฐ!"
Dan sang remaja masih saja malu melanjutkan bagian yang agak sensual itu.
@Fumataso Doyeol menghapus beberapa catatan kurang penting, menambah yang kurang dan melengkapi yang hilang. Setelah selesai, digesernya kertas tersebut ke tengah agar Fuma bisa lihat apa yang kurang dari kertasnya maupun mengoreksinya jika ternyata Doyeol salah tulis.
@Fumataso
@Fumataso "Benar lagunya sudah selesai. Hore!" Doyeol ikut bertepuk tangan, mengimbangi jiwa remaja Fuma.
"Benar mari kita rapikan lagi partiturnya sebelum memainkan lagunya lagi." Melirik kertas partitur yang sudah banyak coretan dan justru agak membingungkan untuk dilihat.