“Kau tak pernah berhenti melakukan yg terbaik. Meski kuhanya bisa berjanji dan berjanji. Ibu, aku rindu pada belaianmu; pada nasihatmu yang mendamaikan jiwaku. Ibu, maafkan aku, belum bisa beri yang terbaik. Kuharap kau tahu, kau segalanya”
.
— Surat Untuk Ibu (Tempat Aku Pulang)
Tahun terus berganti. Usia terus bertambah. Kau sudah selayaknya semakin bertumbuh. Pekerjaan yang lebih baik. Hubungan yang semakin jelas arahnya. Jangan hanya menjadi pengisi kesepian seseorang. Dia yang tak berani mengambil jalan lebih tegas untuk masa depan.
Setiap hari seolah kita diminta untuk mengejar ini itu. Meningkatkan taraf hidup, cari harta yang banyak.
Hingga tak jarang, rasanya hampa dan tak berarti. Lupa menikmati hal-hal kecil yang dimiliki. Lupa sama sesuatu yang ada dalam diri sendiri.
Bahagialah orang-orang santai
Sudah terlalu larut untuk memikirkan masalah yang tidak pernah selesai itu. Jedalah sejenak. Biar ruang di kepalamu itu agak lebih tenang. Jangan paksa gaduh terus. Kau butuh istirahat dari hal-hal yang terus merusak senyummu.
@radenrauf Yg terbaik harus diusahakan. Yg terhebat harus diperjuangkan. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa. Tdk berhsil bukan berarti tdk blh mencoba. Slma msh ada wktu terus kejar apa yg kmu mau. #Lovestory