i can't really explain it tapi w sering nemu postingan di thread tu vibe nya kek orang baru maen sosmed deh like it seems like they don't have much exposure to common internet dynamics
@bima27622347628@christasyd mungkin orang2 termasuk lu ngeliatnya sebagai "data baru" karena seakan2 baru sekarang muncul banyak LGBT, padahal mah dari dulu juga ada, cuma baru sekarang2 ini bisa punya space yang lebih aman untuk speak up dan menerima seksualitas mereka
@bima27622347628@christasyd well gabisa dibilang "data baru" juga. LGBTQ itu udah eksis sejak lama, di banyak kebudayaan bahkan tidak dianggap sebagai hal tabu.
LGBTQ jadi hal yg umum dianggap tabu mainly karena dominasi agama samawi di dunia, probably termasuk jadi alasan kenapa lu nganggep itu "virus"
@bima27622347628@christasyd ya bisa aja.. sama kayak orang2 yg punya tipe pasangan, ada yg suka yg kurus, suka yg pendek, suka yg rambut panjang, suka yang sesama jenis ๐คท
Iโm so tired of mindset that everything u post has to be "good for ur career." Dan kyknya banyaknya di indo aja, none of my foreign friends think like this. Their social media is just their life, while their career speaks for itself elsewhereโฆ sosmed ya sosmed bkn CV-
@95naoj@onetwocue market emg selalu ada, tapi kalo tempat tinggal yang layak pada dimasukin market atas mulu, jadinya market di bawahnya cuma bisa afford ampas doang (mending kalo bisa afford at all)
dan ini bukan ngomongin dia seorang doang
Bentarยฒ... ini udah trans, tapi lesbi. Artinya, sama aja ya tetep lakiยฒ suka sama perempuan.
Cuman lakiยฒnya bertranformasi jadi perempuan.
Ini tuh jadi tambah ngebuktiin kalau LGBT itu sebenarnya bingung dengan status mereka sendiri.
Udah gitu minta dinormalisasi. Apa gak kebangetan tuh ๐คก
di jakarta cape bgt tapi at least bnyak tempat dan activity to fuel my leisure time ๐ compared to hometown gw yg emg bisa slow living tapi BOSENNNN YAALLAHH
tar deh klo dh tua baru w ninggalin jakarta
this is mostly for sunday mass though
kalo misa harian w juga kadang kaosan, simply because most times kalo ikut misa harian itu karena menyempatkan diri dari kegiatan lain, unlike misa minggu yang emg prepare dari rumah
my rule of thumb is to wear whatever you'd wear to meet a king (protocol aside)
i personally wouldn't wear anything less than smart casual to meet a king, so that's the bare minimum for my church attire. but i know some people who def wouldn't mind wearing tshirt to meet a king
Katolik ke Katolik:
Kalian yang datang Misa pakai kaos, itu benar-benar nggak punya kemeja buat dipakai ke gereja, atau memang malas pakai kemeja?
Bukan soal mahal atau mewah, tetapi soal sikap hormat dan persiapan saat mengikuti Perayaan Ekaristi.
but also please consider the local custom where the church is located.
some places are used to more formal attire than the other. it may be less convenient but won't hurt to follow suit