WE REACHED IT!!!! 17.845!!!!!!
TUJUH BELAS AGUSTUS TAHUN EMPAT LIMAAA, ITULAH HARI KEMERDEKAAN KITAAAA ๐ฆ ๐ฆ ๐ฆ ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ๐ฅ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
CAIR .. CAIIRRR ๐๐
Daftar media-media yg direkrut:
Folkactive, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters, Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya.
Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah.
Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. ๐งต
Duh ini ada lagi kasus peradilan ngaco. Bikin website desa dengan biaya 10 juta. Menurut jaksa, harusnya biayanya cuma 5.71 juta -> dianggap merugikan negara
bisa-bisanya sih orang-orang ga kompeten ini jadi penegak hukum ๐ญ๐ญ
jauh-jauhlah dari proyek pemerintah
Meet Ibrahim Arief. A top-tier Indonesian engineer involved with some of the nation's best-known tech unicorns. Now he's under arrest, awaiting trial in a politicized case that's deeply hurting Indonesia's reputation. His story is distressing. 1/6
Waktu sidang Nadiem Makarim, jaksa jg sempat curiga karena kepemilikan saham nadiem โmeledakโ dari 500 juta lembar jadi 15 miliar lembar.
Padahal itu cuma proses IPO + stock split.
Jumlah lembar dipecah, nilainya tetap sama.
Nadiem bahkan kasih analogi sederhana:
Bayangin punya Rp100 ribu, terus dipecah jadi recehan seribuan.
Lembarnya jadi banyak, tapi nilainya tetap Rp100 ribu.
Bukan meledak pak jaksaโฆ cuma dipecah aja ๐ญ