rambut putihnya menutupi kening serta sedikit dari matanya. ia tetap berdiri sambil mengisi perut, memastikan tenaganya cukup kala harus berubah menjadi anjing dan beraktivitas di pagi hari.
* @belovedsoath.
... kala berubah menjadi anjing. ia meraih sebuah apel, jeruk, serta satu lapis roti. eugene melahap satu demi satu dengan hati-hati agar tidak meninggalkan jejak apapun. sampah buah pasti dia selalu buang ke tempat sampah luar rumah alih-alih di dalam agar ia tak tertangkap.
@venenomans “aku mau mandi bersama cassie! supaya cassie bisa aku pijat agar semua rasa pegalnya hilang.”
oberon cepat-cepat meraih mangkuk untuk menuangkan makanan yang dia masak. pula dia raih sepasang alat makan, yakni sendok dan garpu.
bahkan dia senang ketika caspian menggigit bibirnya. apapun itu, kalau dilakukan oleh caspian, pasti akan dia sukai. segala hidupnya hanya untuk caspian.
“@venenomans, mau disuapi dengan sendok, atau mulut~?”
@venenomans oberon tertawa lepas karena saudaranya itu menggigit pipinya. dia tidak habis pikir; pipinya tidak sebesar atau sepenuh itu, tetapi dia tidak pernah melewatkan kesempatan untuk memberinya gigitan. namun, bukan berarti oberon tidak suka. justru dia sangat menyukainya.
tidak lama kemudian, oberon selesai memasak. dia mematikan kompor dan berbalik untuk menata caspian sepenuhnya. barulah dia menciumi wajah caspian.
“cassie, cassie, cassie~♪” oberon bersenandung tanpa berhenti membubuhkan kecupan pada wajah saudara kesayangannya itu.
oberon mengambil sedikit kuah dari masakan di atas kompor dalam sebuah sendok, kemudian mengarahkannya kepada caspian.
“@venenomans, coba dulu. apa asin, atau justru kurang?”
... komentar perihal kedekatan mereka dan memedulikan satu sama lain saja. oleh karena itu, oberon juga membalas aksi caspian dengan cara mencium pipinya juga.
“tentu saja aku memasak untukmu juga. mana mungkin aku membiarkan kembaranku kelaparan setelah hari yang panjang?”
oberon bersenandung tipis sembari membalikkan tubuh untuk memeluk caspian. pipinya dia usapkan pada pipi sang pemuda seraya tertawa kecil.
“kamu mau aku sambut, jangan-jangan kamu sudah merindukanku seharian, ya, @venenomans.”
@venenomans oberon, atau obbie yang tengah sibuk memasak dibuat terkejut oleh sambutan dari saudara kembarnya itu. dia menoleh, mendapati wajah saudara kesayangannya itu berada dekat dengannya sampai dia terkejut untuk kedua kalinya.
“cassie... maaf, aku terlalu fokus memasak.”