Dukung Inter.
Mengenai personal pemainnya saya abstain, saya tidak mengetahui latar belakangnya, si pemain juga tidak pernah terbuka bagaimana posisi dia, kita yang dilayar kaca mah enak tinggal judge sana-sini dan simplifikasi.
Di keyakinan saya, ada 4 jenis kafir, saya kira dia tidak termasuk diantara keempatnya.
Berhenti dukung Inter? Iya jika Inter secara terang-terangan dukung geopolitik Israel, baru deh saya berhenti dukung Inter.
🎙️🇮🇹 Matteo Darmian’s LAST message to the #Inter fans:
“After six years lived intensely, finding the right words isn’t easy.
Six years that flew by in an instant, because when you wear a jersey with your heart, time isn’t measured in seasons, but in emotions, sacrifices, victories, falls, and people who become family and part of who you are.
With my heart full of pride and gratitude for these colors, I thank the Club, the staff, my teammates, and all the people who have been by my side on this extraordinary journey.
A thank you also goes to you fans, who have always supported me and made me feel like one of your own. Your affection has been a privilege, and I’ll carry it with me always.
Our paths may part, but there are bonds that will never end, because there are teams that stop being just a jersey and become home. 🖤💙
Thank you for everything!
Matteo Darmian”
Bukan:
Hate seeing people exercise.
Tapi:
Just hate seeing rich people.
Karena kalau yang diposting itu jogging keliling kompleks, lari CFD, atau futsal tiap Jumat, hampir gak ada yang ribut.
Orang bereaksi bukan karena aktivitasnya.
Tapi simbol yang ikut nempel di aktivitas itu.
Pilates.
Padel.
Membership jutaan.
Outfit olahraga belasan juta.
Brunch setelah workout.
Story estetik jam 10 pagi di hari kerja.
Olahraganya cuma 1 jam.
Lifestyle-nya yang dipamerin seharian.
Dan ketika sesuatu terasa seperti penanda kelas sosial, komentar sinis pasti lebih gampang muncul.
Lucunya, kalau besok pilates bisa dilakukan gratis di lapangan dekat rumah, kemungkinan besar separuh nyinyirnya langsung hilang.
Jadi masalahnya bukan exercise.
Tapi privilege yang kelihatan lewat exercise.
Manor Salomon (Israel) cerita pengalaman buruknya selama dipinjamkan ke Villarreal
Gak ada yg ngajak dia ngomong, kecuali pelatih. Bahkan Illias Akhomach gak mau jabat tangan sama dia
GOOD JOB!
Zionis gak perlu dikasih tempat di dunia ini
Sakit sakit ya Pak, semoga segala kesusahan/kesengsaraan banyak orang jadi tanggung jawabmu.
Dan semoga hukuman atas banyaknya kesengsaraan tidak hanya diberikan waktu di akhirat, tetapi juga saat dirimu masih di dunia.
Kalau nanti tarif listrik sampai naik, jangan cuma marah ke PLN. Salah satu yang harus ikut disalahkan adalah MBG.
Kok bisa?
Mari saya jelaskan.
Masalah listrik hari ini salah satunya berawal dari pasokan batu bara ke PLN yang tidak lancar. Padahal batu bara itu bahan bakar utama banyak pembangkit listrik kita.
Kenapa bisa terjadi?
Karena ada yang namanya DMO (Domestic Market Obligation)
Sederhananya, perusahaan batu bara diwajibkan menjual sebagian produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk ke PLN.
Masalahnya, harga batu bara untuk PLN dipatok lebih rendah dibanding harga pasar ekspor.
Jadi secara bisnis, pengusaha batu bara lebih "tergoda" menjual ke luar negeri karena marginnya lebih besar.
Kalau pemerintah mau bikin pasokan PLN aman, harga batu bara DMO harus dibuat lebih kompetitif.
Tapi konsekuensinya biaya produksi listrik PLN naik.
Nah, dari sini pilihannya cuma dua:
tarif listrik dinaikkan, atau subsidi/kompensasi listrik ditambah.
Saat ini, subsidi listrik sekitar Rp90–100 triliun per tahun.
Jika ditambah kompensasi untuk menahan tarif, beban listrik di APBN bisa tembus Rp245,58 triliun.
Masalahnya, ruang fiskal negara sudah keburu disedot program jumbo seperti MBG.
Jadi ketika subsidi listrik butuh tambahan, pemerintah akan bilang APBN terbatas.
Ujung-ujungnya?
rakyat lagi yang diminta untuk mengerti:
bayar listrik lebih mahal,
atau terima pemadaman bergilir.
Dan semua ini tidak akan terjadi kalau ratusan triliun APBN tidak dikunci untuk MBG.
ada permintaan dari pengusaha MBG kepada prabowo:
- Tolak keras penutupan dapur MBG saat libur sekolah
- Dapur dibangun pakai uang pribadi mitra, bukan APBN banyak masih nyicil utang bank, belum balik modal
- Total investasi mitra ditaksir Rp80-120 triliun
- Kalau dapur tutup, balita dan ibu hamil (1000 hari pertama) ikut tidak terlayani
- Insentif mau dihapus saat libur dianggap melanggar kontrak
- relawan kehilangan penghasilan harian
- banyak relawan yang sudah ambil cicilan
- Sindir 200 dapur yang dibangun pakai dana APBN lewat BUMN malah mangkrak
- Soal pengadaan motor/mobil viral mitra tegaskan tidak dilibatkan sama sekali
- BGN dianggap ambil keputusan sepihak tanpa diskusi dengan mitra
- Minta Presiden Prabowo turun tangan tinjau ulang kebijakan BGN
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.