Mulutku tuh berbusa bilang ke pendukung 02 yg berpendidikan, you vote them, they will limit your freedom. Klo ga suka 01 & 03, yasudah rasah milih. Kok iso solusine 01 & 03 jelek trs milih 02. Utekmu lho.
Tidak diakuinya pemerkosaan massal dan kekerasan luar biasa yang dilakukan pada 13-15 Mei 1998, adalah pelecehan & penghinaan besar-besaran terhadap rakyat yang dilakukan oleh para pejabat di negara ini.
2024 itu reality club tour di texas, tapi mereka batal manggung karena penyelenggaranya berafiliasi sama zionist.
bukan cuma lagunya yang bagus, tapi mereka sangat peduli dan vokal thd masalah sosial, kaya genosida di palestina dan masalah politik di indonesia yg amburadul ini👏
Tapi kalian sebenernya penasaran gak sih thought process orang orang yang membela rezim banget gitu gimana? Soalnya gue beneran penasaran… kayak, apa sih yang bikin mereka berpikiran sangat positif mengenai pemerintah kita gitu??
Stop menganggap informasi ke presiden diblok para pembisik. Kalau dia mau, dia bisa baca sendiri beragam berita, serius dengerin demonstran, serius minta masukan masyarakat sipil.
Kita pernah disesatkan narasi presiden baik dikelilingi orang-orang jahat. So, stop the nonsense!
Ada yang bilang, "bodo amat dengan anjloknya Rupiah terhadap Dolar, toh kita ndak punya Dolar". Saya kasih tahu yak, hutang negara ini Dolar, jika nilai Dolar naik, otomatis hutang negara kita bengkak. Belanja impor kita pakai Dolar, jika Dolar naik maka harga belanja kita dari luar akan jadi mahal.
Biasanya akan ada yang bilang, "kan saya ndak pernah belanja barang impor, sayur dari Bogor, daging dari Jawa Timur, susu dari Bandung, beras dari Karawang." Begini bambang, saya kasih tahu yak, BBM kita itu sebagian masih impor dan bahan baku industri kita masih impor. Kebutuhan sekunder kita apa lagi, sebagian besar masih impor. Semuanya pakai Dolar.
Perlahan harga-harga akan naik ketika uang cadangan negara sudah mulai tiris. Subsidi untuk rakyat di sektor sana-sini sudah tidak kuat lagi untuk bersandar. Kalau sudah begitu masih mau bilang "bodo amat?"
Jadi bro, hemat-hematlah uang kita ke belakang ini. Belanja seperlunya. Hindari membeli barang yang tidak penting. Hidupkan pasar tradisional, jajanlah di Kaki Lima atau UMKM lainnya. Sekali-kali jalan ke mal cuci mata, lihat alas kaki bermerek yang harganya setara satu truk beras. Jangan pernah beli, nonton aja di etalase. Jika memang Teri, jangan maksa jadi Baronang.
"apakah bapak akan menggunakan cara-cara lama? (mengancam, membungkam, menculik, membungkam dan membunuh pers)
"ya nggak mungkin lagi karena skrg ada sosial media"
Berarti kalo nggak ada sosial media, MUNGKIN? 😭😭