'Jangan digangguin, beda kelamin'
Jadi ada mba-mba kisaran seumuran anak SMA, lagi makan ice cream di pinggir jalan sambil nunggu temennya. Tiba-tiba bapak-bapak nyamperin terus ngegodain. Si mba-mba risih dan jalan menjauh biar ga diganggu, tetapi malah diikutin dengan terus digodain.
Untungnya ada bocil akamsi yang lagi main bola, mereka langsung sigap jadi garda terdepan mba-mba itu sampe nyuruh mbanya lari dari si bapak.
Respect banget sama orang tua dan lingkungannya yang bikin anak kecil itu uda pada paham masalah begini👍
HP temen gue hilang. Besoknya syok berat, tagihan Paylater Rp12 juta dari transaksi yang gak pernah dia lakuin.
Aplikasinya dengan enteng bilang, "Pelaku masuk pakai PIN asli, berarti kelalaian user."
Temen gue sampai depresi. Gue langsung turun tangan.
3 hari kemudian, tagihan itu resmi jadi Rp0. Total biaya jadi Rp0.
Ini yang gue lakuin:
Bukan nyari HP lewat GPS. Prioritas utama adalah, amankan semua akun finansial dari perangkat lain. Login dari device cadangan, force logout semua sesi aktif. Terus telpon operator, blokir SIM card sementara. Ini krusial biar pelaku gak bisa terima OTP via SMS.
Yang paling penting dan kebanyakan orang gak tahu yaitu, minta log IP address + Device ID dari semua transaksi. Email resmi ke CS, minta data lengkap. Ini bukti kuat kalau transaksi dilakuin dari perangkat dan lokasi yang BEDA dari lo.
Buat laporan polisi (STPL). Banyak orang males ke polisi, padahal ini bukti hukum resmi bahwa lo korban, bukan pelaku yang pura-pura hilang.
Kirim surat sanggahan resmi via EMAIL, bukan chat CS biasa. Lampirkan kronologi, foto STPL, permintaan pembekuan tagihan selama investigasi. Chat CS gampang diabaikan, email formal punya kekuatan hukum.
Mereka masih nolak? Lapor OJK. https://t.co/vDQmTDwwDW atau telpon 157. OJK punya wewenang penuh buat nindak platform yang abai perlindungan konsumen. Begitu laporan OJK masuk, respons mereka biasanya berubah 180 derajat.
Alasan "PIN asli = kelalaian user" itu gak valid secara hukum. POJK 6/2022 bilang perusahaan WAJIB punya verifikasi berlapis untuk transaksi tak wajar. Kalo sistem mereka gak bedain pemilik asli vs pelaku, itu kegagalan MEREKA.
Hasilnya, hari 1 laporan polisi + sanggahan. Hari 2 eskalasi OJK. Hari 3 tagihan Rp12 juta DIHAPUS jadi Rp0.
Btw, stop nyatet PIN di Notes HP lo.
Guys‼️ jangan lupa aktifin fitur “HAPUS AKUN SETELAH MENINGGAL DUNIA” , supaya postinganmu gajadi penghalang diakhirat nanti ����
FITUR INI ADA DI SEMUA SOSMED META YA GUYS👍🏻
di halte TJ, tiba2 dapat wejangan..
👤: jam segini baru berangkat kerja mas?
😕: ga pak.. justru ini mau balik ke kosan, tadi abis tes di perusahaan dekat sini
👤: oh, gapapa mas, masih cari kerja. pulang ini coba masnya sholat dhuha terus lanjut baca doa ini ya.. "allahumma inni as aluka bii asmaikal Husna wasifatikal Ulya bi Anni asyhadu annaka antallah la Ilaha Illa antal ahadus Shomad lam yalid wa lam yulad wa lam yakullahu kufuwan ahad"
😕: oh ya, makasih pak, nanti saya praktekin
👤: sehat2 ya mas (sambil masuk bis)
jujur dah konten kreator foodie yg ngejelasin sampe ke tutorial belinya gimana perlu diapresiasi dan ramein, krn berguna banget buat orang yg ga pernah beli itu makanan contohnya gue yg ga pernah ke aeon mall begini. sumpah helpfully bangettttttttttt
CARA MENGUBAH KATA BIASA
JADI BERKELAS SAAT BICARA
1. Pola pikir → Paradigma
2.Perubahan → Transformasi
3.Kerjasama → Kolaborasi
4. Pendapat → Perspektif
5. Hubungan → Korelasi
6. Rencana → Strategi
7. Penting → Krusial
8. Teratur → Sistematis
9. Dugaan → Asumsi
10. Menawar → Negosiasi
11. Hasil → Output
12. Masukan → Input
13. Keluar negri 👉 Amankan minyak
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.