Padahal ibarat beli ayam goreng kaki lima vs ayam KF*, isinya sama, cuma beda kemasan & margin.
Obat generik yang di BPJS itu HET-nya udah dinego pemerintah biar rakyat kebeli. Makanya keliatan “murah” bukan berarti obatnya murahan.
Yang mahal di luar itu bukan zat aktifnya, tapi rantai distribusi + margin asuransi swasta.
Kalau bisa sembuh pake obat generik, kenapa harus pake yang paten?
Kenapa ya orang lebih percaya yang mahal drpd yang disubsidi? 🤔
Subuh, Yogyakarta, 9 Februari 2008
Lambang Babar Purnomo, seorang PNS arkeolog senior, alumni FIB UGM, ditemukan tewas di selokan di jalan lingkar luar utara Yogyakarta.
Dia baru pulang sekitar jam 4 pagi setelah bertemu dengan sejumlah teman arkeolognya.
Harusnya di hari itu, siangnya, dia menjadi saksi ahli dalam persidangan perkara kehilangan dan pemalsuan beberapa benda berupa arca, koleksi Museum Radya Pustaka, Solo.
***
Beberapa waktu sebelum kejadian, dia ditugaskan kantornya untuk pengambilan dan pengembalian benda pusaka ke tempat seharusnya.
Benda-benda itu akhirnya Pak Lambang temukan di bangunan rumah pribadi di Jakarta.
Milik siapa rumah itu?
Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.
Setelah menjemput arca di rumah itu, Pak Lambang juga bilang bahwa ada fosil gading dan arca-arca lain tanpa dokumen.
Pak Lambang dijadwalkan menjadi saksi ahli di pengadilan untuk kasus ini.
***
Polisi menyatakan kematian Pak Lambang adalah karena kecelakaan tunggal sepeda motor.
Tidak ada yang janggal kata Polisi.
Tapi, ini janggal karena jenazahnya tidak menunjukkan kalau itu kecelakaan tunggal.
Setelah diotopsi, laporan medisnya bilang, ini tidak seperti biasanya kecelakaan tunggal sepeda motor
Dokter yang melakukan otopsi bilang kalau ini tidak seperti kecelakaan, tapi bisa jadi karena: kepalanya dipukul atau dipuntir.
"Seperti di film-film itu, lo, sampai bunyi krek."
Kutipan dokter itu dimuat di laporan Tempo tanggal 29 September 2008.
Tapi polisi tetap menyatakan itu kecelakaan tunggal.
Kematiannya tidak pernah dibawa ke pengadilan.
Kebetulan Tempo, beberapa bulan lalu mengangkat kasus ini sebagai kilas balik. Menarik disimak.
'Jangan digangguin, beda kelamin'
Jadi ada mba-mba kisaran seumuran anak SMA, lagi makan ice cream di pinggir jalan sambil nunggu temennya. Tiba-tiba bapak-bapak nyamperin terus ngegodain. Si mba-mba risih dan jalan menjauh biar ga diganggu, tetapi malah diikutin dengan terus digodain.
Untungnya ada bocil akamsi yang lagi main bola, mereka langsung sigap jadi garda terdepan mba-mba itu sampe nyuruh mbanya lari dari si bapak.
Respect banget sama orang tua dan lingkungannya yang bikin anak kecil itu uda pada paham masalah begini👍
@Tukangfotozznw Positif thinking aja kak, mgkn sbnrnya ibunya minder sama kamu + keluargamu, dan sebenarnya nyuruh kamu buat cari CEO macem suami Nikita Willy 🫶🏼
Alasan chef gak pakai micin tuh bukan karena micin gak sehat.
Tapi karena emang mereka tau cara bikin umami tanpa micin.
Barusan liat ada yg qrt para chef itu ngejaga pride nya bikin umami tanpa shortcut.
Nah itu bener, umami itu emang bisa didapetin tanpa micin cuma ya proses nya gak mudah.
Stop ya nganggap micin itu jahat.
BUAHNYA DULUAN!
Percaya nggak, dulu bule-bule Eropa tuh ngalamin krisis kosakata. Mereka lihat langit senja warnanya seindah itu, tapi mentok cuma bisa nyebut yellow-red (kuning-kemerahan). wkwkw Agak miris memang.
Sampai akhirnya buah eksotis ini hijrah dari Asia bawa KTP aslinya: "Nāraṅga" (Sanskerta buat pohon jeruk). Lewat jalur Persia, mampir ke Arab, sampai akhirnya nongol di Prancis kuno.
Saking takjubnya orang sana sama pigmen kulit buah ini yang gonjreng banget, akhirnya mereka nyolong nama botaninya buat dijadiin nama warna permanen sampai detik ini.
Jadi fix ya, alam semesta yang ngeracik pigmen buahnya duluan. Manusia aja yang miskin kosakata sampai harus minjem identitas si jeruk. 🤣🤣
@faizcazika jeruk pun awal mulanya, berasal dari asia tenggara.
tapi di asteng, jeruk tu cenderung hijau
karena klorofil dibutuhkan utk melindungi si buah dari sengatan matahari tropis yg konsisten ada
kemudian jeruk2 ini ditanam di yg iklimnya 4 musim
dan jeruknya jdi oren gegara sejuk
rendang sebenernya awet bgt makanya dulu ibunya malin kundang masak rendang untuk bekal malin kundang merantau, di box makanan itu si ibu nulis:
for malin
berikut 3 gambar tatto di 3 bagian tubuh YTR dada, lengan , tangan kanan
luka fisik mungkin 1 tahun bisa sembuh misal kita kena pisau di kasih Betadine sama hansaplast seminggu sembuh
TAPI LUKA PSIKIS & TRAUMA KORBAN SAMPAI DUNIA KIAMAT GAK AKAN SEMBUH yap! 😭