Saya heran membaca pernyataan @Kemlu_RI re Venezuela yg sangat standar dan sama sekali tidak menyebut Amerika Serikat. Sejak kapan kita sungkan/takut mengkritik kawan yg lakukan pelanggaran hukum internasional ? Kenapa Menlu @Menlu_RI Sugiono sampai sekarang tidak bersuara, padahal dunia menunggu pandangan ๐ฎ๐ฉ sbg pemain Global South yg penting. Ini momen ๐ฎ๐ฉ perlu percaya diri menunjukkan sikap, sama ketika kita dulu menentang invasi AS thdp Iraq. Bebas aktif itu artinya BERANI berpendirian. Bermitra dgn AS, dan dgn negara manapun, tidak boleh menjadikan ๐ฎ๐ฉ negara penurut yg mengorbankan hal2 yg prinsipil.
NGGAK GUNA MOJOKIN ORANG LAIN KARENA SUKA ATAU NGGAK SUKA SAMA SATU FILM.
Suka atau nggak sukanya seseorang sama satu film tergantung pada banyak faktor, termasuk:
- kondisi emosional saat nonton (suasana hati, secara kognitif lagi seger apa lagi capek jadinya bisa fokus apa nggak)
- ekspektasi terhadap filmnya
- secara emosional lagi butuh apa (apa film lucu apa film horor, eskapisme, atau apa)
- tingkat empati
- kedekatan pengalaman (relate nggak sama yang dialami para karakternya)
- preferensi genre (suka film jenis apa)
- cara penonton mandang dirinya sendiri
- bias pribadi (kesukaan atau kebencian sama filmmaker atau pemainnya, etc)
- Kebutuhan status sosial (kebutuhan pengakuan sebagai penyuka atau pembenci jenis film atau filmmaker tertentu)
- dinamika kelompok (pengalaman nonton bareng ama siapa, seru atau nggak)
- dan lain-lain
Jadi, kalau sampai berantem soal suka/gasuka atau persepsi/pemahaman kita terhadqp satu film, ya nggak bakal ketemu lah.
Biar aja orang punya pendapat sendiri. Namanya juga pengalaman (spiritual) personal. Itu lah kenapa film itu sangat amazing.