@DokterTifa Ya Alloh, mohon bebaskan dr.Tifa dr niatan mereka yg ingin mencelakainya. Ya Alloh Yang Maha Pembolak balik hati, berilah sifat keadilan kpd para penegak hukum, utk memutuskan perkara dg seadil2nya dan hanya takut kpdMu. Semangat dr Tifa.
Pak @Amran_Sulaiman1, Menteri Pertanian RI, @kementan@Aceh
Anda datang ke ruang publik dengan nada menuduh, seolah-olah Pemerintah Aceh “menahan” dana pemulihan pertanian Rp2,5 triliun. Video itu viral.
Rakyat Aceh yang masih berjuang bangkit dari bencana langsung menelan narasi seolah uangnya sudah di tangan daerah tapi tidak disalurkan. Padahal faktanya sangat berbeda.
Dana itu *bukan transfer tunai ke kas Pemerintah Aceh maupun kas kabupaten/kota*.
Mayoritas dikelola langsung oleh satker pusat dan balai Kementerian Pertanian Anda sendiri melalui KPPN.
Hanya sekitar Rp515 miliar yang berada di satker daerah melalui skema Tugas Pembantuan (di mana Provinsi Aceh mengelola hanya sekitar Rp9,7 miliar, sisanya di kabupaten/kota).
Sisanya ±Rp2 triliun dipakai untuk pengadaan alsintan, bibit padi, jagung, dan program perkebunan yang dikendalikan dari pusat. Pemerintah Aceh adalah penerima manfaat, bukan pengelola kas.
Ketika Anda menanyakan di depan Gubernur seolah uangnya “ditahan”, Anda menciptakan persepsi yang keliru di tengah masyarakat yang sedang sulit. Itu bukan transparansi. Itu menciptakan gaduh.
Seorang menteri yang paham mekanisme keuangan negara seharusnya lebih dulu menjelaskan anatomi anggaran kepada publik, bukan melempar tuduhan yang kemudian harus diluruskan oleh pihak daerah.
Aceh bukan daerah biasa. Sejarah konflik masih hidup di memori kolektif, termasuk di kalangan mantan kombatan GAM.
Jangan sampai kesalahpahaman yang dibuat pejabat pusat menjadi bahan bakar baru bagi rasa ketidakpercayaan dan frustasi.
Rakyat yang sedang butuh bibit, alat, dan lahan yang pulih tidak butuh drama birokrasi yang membuat mereka merasa dikhianati lagi.
Kalau Anda serius ingin mempercepat pemulihan:
1. Buka data secara rinci dan transparan: berapa yang sudah terserap di satker pusat, berapa realisasi fisik alsintan dan bibit yang benar-benar sampai ke petani, berapa yang masih mengendap.
2. Jangan lagi bicara seolah-olah daerah yang menahan uang, padahal kendali terbesar ada di tangan kementerian Anda.
3. Fokus pada hasil di lapangan, bukan pada pencitraan seolah pusat sudah “memberi” sementara daerah “lambat”.
Masyarakat Aceh butuh pekerjaan yang selesai, bukan narasi yang membuat mereka marah.
Anda menteri. Tugas Anda menyelesaikan masalah, bukan menambah api di daerah yang sudah pernah terbakar.
Luruskan sendiri informasi yang Anda sebarkan. Jangan biarkan rakyat yang sudah capek harus kembali mempertanyakan niat baik negara.
Dimana kau PRABOWO ?
Tidakkah hatimu HANCUR
LIHAT INI?
Atau
HATI Anda TERTUTUP
dengan PROGRAM BG
dan KOPDES Merah Putih
Yg RATUSAN TRILYUN itu ?
ACEH terlupakan?
Kini
Menangislah
Hei Jasad Proklamator
Hei Rakyat Indonesia
MALU Rayakan hari kemerdekaan
ESOK
😭
Gue gregetan lihat pidato Bapak Presiden. Kenapa gak gue aja yang dipanggil buat nyuarain rakyat kecil? Sakit hati banget.
Nih ya Pak, kupas bawang itu pekerjaan gue dari kecil. Kalau bahasa Brebes-nya mrotor bawang. Semua keluarga gue juga bisnis bawang merah di Brebes.
Bapak Presiden yang baik hati, bukan Rp700 ribu/kg, Pak, tapi Rp700 rupiah. Sekali lagi, 1 kg cuma Rp700, atau perak. Bapak salah dengar mungkin. Kalaupun 1 kg ada yang bayar Rp1.000, itu bawangnya biasanya sangat kotor dan kecil-kecil.
Dapat upah Rp10 ribu aja kita harus bersihin bawang berjam-jam sampai pinggang sakit. Apalagi kalau Rp700 ribu, mungkin butuh waktu sebulan. 😭
Pak, coba tengok orang-orang yang kerja. Kebanyakan mereka yang sudah renta dan gak punya penghasilan tetap. Buat kita orang desa, pekerjaan ini cukup membantu walaupun upahnya gak seberapa.
Tolong dibenerin lagi, Pak, ucapannya. Atau mungkin datang langsung ke Brebes dan tanya masyarakat setempat biar Bapak tahu kondisi sebenarnya.
Sekali lagi, Rp700 rupiah/kg, bukan Rp700 ribu.
Mending gue jadi tukang kupas bawang daripada jadi TKW. 😒😒
Allah SWT sudah sampaikan dalam. QS. Al :32
"Kehidupan dunia seperti permainan senda gurau".
Seperti yang terjadi pada saya.
Tanggal 23 Juli 2026 dakwaan terhadap saya dinyatakan batal demi hukum.
Artinya saya bebas dari status terdakwa.
Tanggal 28 Juli 2026 Hakim menetapkan sidang tanggal 6 Agustus 2026 dimana saya menjadi terdakwa (lagi).
Ya udah. Saya nyanyi lagunya God Bless saja
"Dunia ini panggung sandiwara
Ceritanya mudah berubah.... "
Lanjutin ya... Saya lupa liriknya.
UPDATE: Jumlah korban pengracunan siswa SMK N 6 Semarang oleh BGN bertambah menjadi 707 siswa.
Sekali lagi, 707 (TUJUH RATUS TUJUH).
Mohon maaf atas kabar buruk ini. Terima kasih banyak atas atensinya 🙏🏻
Rakyat sudah di titik jenuh, turun ke jalan karena keadilan makin sekarat !
Lucunya, di saat Jakarta memanas begini, TIDAK ADA SATUPUN stasiun TV nasional yang berani menyiarkan.
Pemerintah pura-pura buta
Media dipaksa tuli dan bisu dari aspirasi mahasiswa
Sengaja dibungkam atau gimana ??? 🙄🤔
Biar dianggap Indonesia baik-baik saja 😎
Biarlah netizen yang bergerak 💪
Biar medsos yang jadi saksi !!!
#ReformasiDikorupsi
#MosiTidakPercaya
🚨 UPDATE: AKSI #DEMO DARI BEM PI
BEM PI telah sampai di KPK dengan lancar, dan melanjutkan aspirasinya di depan gedung KPK.
Hidup Mahasiswa!
Hidup Masyarakat Indonesia!
Hidup Perempuan yang Terus Melawan!
#IndonesiaDaruratKorupsi#IndonesiaGelap
📢 AKSI BEM PI BERLANJUT
Rabu (29/7) pukul 20.00 WIB, mahasiswa BEM Persatuan Indonesia menyampaikan orasi di depan Gedung KPK RI. 🔥
✊ ⚠️ Peduli? Repost, sebarkan, dan kawal bersama. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.
sampai hari ini belum ada tersangka
belum ada siapa di balik semua ini
Mari kita kawal manteman....biar ter blow up, biar viral, biar banyak yg bantu anak2 nya pak satpam, biar pembun*hnya dpt hukuman yg setimpal....