bahan bakar mahal, bahan makanan mahal, obat-obatan dan biaya rumah sakit mahal, pendidikan mahal, tempat tinggal mahal, DAN MASIH ADA TONE DEAF BILANG “GUE GA TERDAMPAK”?! mati aja lo goblok 02 voter bangsat
Dear kelas menengah.. menjadi "tonedeaf" terhadap ketidakadilan yang berdampak langsung pada hidup kalian sendiri bukanlah sikap netral, melainkan bentuk ketidakpedulian.
Ada batas antara ketidaktahuan
dan kebodohan yang dipelihara.
Demo mahasiswa dan buruh menghasilkan:
1) Jam kerja 8 jam sehari, lebih dari itu wajib dihitung lembur.
2) Ada upah minimum, UMR, buat buruh atau karyawan perusahaan.
3) UMR juga tiap tahun disesuaikan dengan inflasi dan kebutuhan hidup.
Mau kaya gaji pokok PNS yang gak berubah dari tiga puluh tahun lalu? Kaya tunjangan fungsional dosen yang nominalnya gak berubah dari 2007? Tuh kalau gak pernah demo, suka-suka mereka.
4) THR juga hasil demo tahun 1960an. Kita masih nikmatin sampai hari ini.
5) BPJS ketenagakerjaan.
6) Cuti tahunan minimum 12 hari.
7) Reformasi. Suharto turun.
Kalau nggak mungkin hari ini semua sosmed diblokir sama "Departemen Penerangan".
Mungkin semua berita di TV cuma datang dari "Berita Malam" sama "Dunia Dalam Berita" punya TVRI dan direlay semua TV swasta.
Pidato Presiden selalu live. Mau kalian dengerin "nyenyenye" live?
***
Semua itu kita nikmati hari ini.
Gitu banyak yang nyinyirin rakyat demo.
Macet paling berapa jam sih?
Kenapa yaa tiap lihat orang-orang demo gini selalu sedih.... kayak... guys nggak ada yang mau panas-panasan demo sampai taruhannya keselamatan kita seandainya pemerintah bejus mengurus negara.