Menyedihkan rasanya jika benar aku berada disampingmu sebagai bayang oranglain.
Aku yang mengharapkan keberadaanmu; dan kamu yang merindukan dia didekapmu.
Semua belum tentu benar.
Tetapi untuk membayangkanya saja hatiku ngilu.
Mengerikan rasanya menjadi manusia.
Kita bersama. Aku bahagia menatap matamu; sementara mumgkin disudut matamu yg tertawa, kau menyembunyikan lara, bahwa hatimu tertinggal pada seseorang yang bukan aku.
Satu hari aku pernah membaca
Bahwa jika kamu ingin tetap berteman dgn seseorang yg sangat amat kamu inginkan lebih dari sekedar teman; maka lepaskan.
Lalu aku teringat kamu.
Kamu, langkah kakiku yg paling jauh.
Doaku paling tulus, amin paling serius.
Kamu bilang kita jarang bisa satu frekuensi?
Aku pikir memang iya.
Suhu air yg menurutku hangat, terlalu panas utk kulitmu,
Temperatur ac dikamar yg menurutmu sejuk, terlalu dingin utk tubuhku.
Tapi kita masih bisa mandi dan tidur sama2.
Jadi kupikir hanya soal menerima.
-thought
Kalu hari ini lo rasanya ingin main2 dgn perasaan cewe.
Bayangkan tentang ia, tentang ibu dan ayahnya, tentang luka yg tidak lo kenal. Yg mungkin sudah ia rasakan bertahun-tahun sampai membuatnya sepahit itu.
Mungkin emosi lo bisa jauh lebih reda.