Peringatan Darurat
Buk, negara kita darurat
dipimpin penjahat
yang terbahak-bahak
melihat aturan diacak-acak
dikuasai pengkhianat
yang tetap tidur nyenyak
saat rakyat berteriak-teriak
Buk, aku pamit
turun ke jalan
sampai menang.
Dia berdiri di depan tenda, melihat ayahnya dibakar hidup-hidup, lalu berkata: “Ayahku sudah tiada dan aku ingin bersamanya.”
Jumlah rasa sakit dan traumanya tak terbayangkan💔🇵🇸
ALL EYES ON RAFAH #freePalestine
pesan sebelum tidur.
lupakan sejenak masalah hari ini, terus maafkan orang yang menyakitimu hari ini.
satu lagi, jangan lupa berterima kasih ke diri sendiri karena sudah bertahan sampai sejauh ini.
makin dewasa makin sulit cari sosok pasangan, karena kamu sudah ga ingin sekedar mencari, tapi menetap.
kamu ga lagi resah apakah dia good looking atau ga, sesuai trend sosmed atau ga, tapi lebih ke; apakah dia mau berjuang dg kurangmu? apakah dia rela memeluk bobroknya dirimu?
boleh berjuang, tapi jangan berlebihan.
boleh bertahan, tapi tau batas waktu.
boleh mencintai, tapi sewajarnya saja.
dalam hal apapun, jangan berlebihan, karena sekuat apapun kamu berusaha, jika bukan kamu orangnya yg ada hanyalah sakit. jadi sewajarnya, agar ga terlalu kecewa.