caraku menyelamatkan diriku adalah dengan menerima bahwa aku jg bisa salah, bisa jahat, bisa nyebelin. I accept that I can be villain too in someone else's story. Abis itu lebih tenang, bodoamat, dan fokus.
ga ada yang lebih buruk daripada orang yang cuma mau lihat semuanya dari perspektif dia sendiri and never even try to understand other people’s point of view.
makin hari gue ngerasa akademik gue makin turun. udah gak kaya dulu lagi. gue ngerasa makin useless deh. peran gue di kehidupan apa... bahkan untuk memenuhi ekspektasi sederhana org lain aja gue ga bisa. nyatanya gue ga sepinter itu