⚠️ALERTA⚠️
Seorang anak berusia 14 Tahun (YBS) asal Jepara yang tergabung dalam grup TCC, yang sudah memiliki keinginan untuk melakukan kekerasan sadistik di sekolah pada Oktober 2025, YBS mengklaim bahwa perbuatan yang akan ia lakukan akan menjadi yang pertama di Indonesia dan akan melakukannya dengan live streaming.
Pasca intervensi YBS tetap berkeinginan untuk melakukan kekerasan dengan membawa pisau ke sekolah. RMAF mempunyai koneksi internasional dengan REDA pendiri kelompok BNTG di Perancis (Berber Nationalist Third-positionist Group). Yaitu gerakan nasionalisme etnis Berber berbasis daring dengan ideologi third-positionist, berorientasi pada penyatuan identitas dan pembebasan politik etnis.
🚨 Kasus ini menjadi peringatan serius: radikalisme dan glorifikasi kekerasan kini menyasar anak-anak melalui ruang digital Peran orang tua, sekolah, dan pengawasan media sosial menjadi kunci utama pencegahan.