Dua kali naik dmri dari bandara, dan dua kali pula kecewa. Jjur makin males jadinya. Opsi lain naik kereta bandara sepertinya, tp flight siang atau sore ke malem biar agak sepi pas sampe manggarainya
sejujurnya nangis karena kasian ama diri sendiri itu rasanya beda.
It’s not angry crying, it’s exhausted crying. Lu nangisin versi lu yang udah berjuang keras tapi jarang dapet break or appreciation even from yourself.
sebenarnya ga suka jadi mandiri, ga suka sepi, ga suka ditinggal tapi harus belajar nyaman sama kesepian, "not everyone is meant to stay" orang tua ga selamanya ada, temen ga selamanya punya waktu, pasangan pun bisa berubah rasa, at the end of the day u only have yourself.
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.