Berdasarkan Kepmen 136/2026, KKRI/ Korps Kadet ini bertujuan:
"untuk
menciptakan generasi muda yang unggul berkarakter Indonesia yang sadar
bela negara, cinta tanah air, setia kepada Pancasila, rela berkorban pada bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara."
Dengan demikian, materi ini akan beririsan dengan:
Intrakurikuler:
-Pendidikan Pancasila (Mata Pelajaran)
Ekstra Kurikuler:
-Pramuka
-Paskibra
Kokulikuler:
-LDKS
Kesiswaan:
-OSIS (Sekbid Bela Negara)
Jadi, soal bela negara sudah ada dalam intra, ekstra, kokulikuler, bahkan ada di kegiatan OSIS. Program ini mubazir, tumpang tindih,dan beresiko membebani anggaran sekolah.
Sudah cukup banyak program baris berbaris di sekolah, please fokus perbaiki kemampuan dasar anak-anak kita, literasi, matematika dan sains 🙏
Tau Bu Elly Risman kan?
Aku barusan lihat video beliau yg bahas tentang masa depan anak.
Beliau bilang:
“Mau pakai teknik parenting kayak gimana pun itu cuma alat, cara.
Tapi masa depan itu bukan kita yang bentuk.
Masa depan itu milik Allah. Kita cuma ngasuh, kasih kondisi terbaik.
Karena setiap anak punya nasib dan jalan hidupnya sendiri.”
Pas denger itu, aku langsung diem.
Rasanya kayak disadarkan… seberapa sering kita lupa bahwa tugas kita bukan mencetak hasil, tapi menjaga proses. 😢
Prabowo: Jangan percaya isu-isu jelek pemerintahan di sosmed. Mereka antek-antek asing. Mereka punya uang bisa bayar buzzer di sosmed
Obsessed bgt sma antek2 asing sampe gaslighting rakyatnya sendiri. Just accept the fact that your government is rotten, corrupt and evil
lu bayangin, pakar dan para ahli kuliah sampe S3, memahami seluk beluknya, tapi dikatain bego sama jenderal yang dipecat. kapsitas lu bahkan engga ada seujung kukunya para pakar buat berlaga kaya gini. sakit lu.
Kemampuan leadership, mentoring, dan boosting self-confidence orang lain itu memang ga semua orang punya. Semoga semua yg baca tweet ini punya leader yg sifatnya begini yaa. Aamiin.
Selain karena memang defisit empati, inilah hasil dari seorang pemimpin yg dikelilingi oleh orang2 yg memelihara yes-men culture, orang2 yg cuma menyampaikan informasi2 yg menyenangkan saja.
Pemimpin gagal.
Prabowo tidak berani menyebut angka upah minimum guru. Terima kasih mas Andromeda, pertanyaan ini sangat penting ditanyakan kepada Presiden. Dan akhirnya kita tahu, komitmen beliau untuk upah minimun guru memang tidak ada.
Menurut Hardinsyah, keracunan MBG disebabkan kelalaian di sekolah. Karena guru tidak mencicipi MBG terlebih dahulu.
Kalau ada yang bisa mempertemukan saya dengan beliau, debat terbuka dan live. Saya bersedia.
MBG yang beracun, lantas yang disalahkan gurunya. Ini sudah sangat keterlaluan. Mana anggarannya diambil, haknya diambil, jam ngajarnya di ambil, suruh bagiin pula, nyicipin juga. Keracunan, guru disalahkan juga.
Ayo, siapa yang bisa nemuin. Tantangan terbuka. Offline, saya mau liat mukanya langsung.
Kalau sudah begini memakai alasan takdir... Nggak bisa dia membedakan hazard, mitigasi, dan disaster. Indonesia memang ditakdirkan berada di Ring of Fire. Tetapi jumlah korban dan besarnya kerusakan bukan takdir. Itu adalah ukuran seberapa serius negara menjalankan mitigasi.
Kirain begitu menginjak usia 30 tahun, jadi punya segalanya, ternyata....
Dulu Chungha tuh berekspektasi kalau umurnya udah 30 tahun, kayaknya dia udah nikah, punya rumah + mobil sendiri, dan pengalaman pacarannya udah mateng.
"Tapi kenyataannya yang berubah cuma umurnya ㅋ
Kondisiku ya masih sama ajaa."
https://t.co/Pg2bBSPpVp
sebenernya yang paling bikin frustasi dengan tidak adanya penanganan khusus untuk segala bencana alam yg terjadi adalah, the way ther government keeps denying that the country is okay, kemiskinan teratasi, itu yg amat sangat bikin gondok sih.
gue paham mereka tuh sengaja begitu untuk mengerdilkan protes rakyat. They know people don't believe them anymore, tp seolah kayak meludahi kita karena kita nggak bisa berbuat apa-apa.
Aku serahkan semua penghakiman ke Allah SWT, tapi permintaanku tetap cuma satu, tolong adili mereka semua dulu di dunia, Ya Allah
GONGGGG BGTTT for the first time in my life gue ngeliat presiden yg ngejadiin bencana yg dialami warga nya sebagai uji coba untuk ngelihat bawahannya kerja atau ga
sekali lagi, dia ngomong “sengaja” yg artinya he know the fact that warga di NTT beneran butuh bantuan, he know the fact that banyak org yg ngamuk karena leletnya bantuan yg datang. bahkan dia ga ngomong kata “maaf” sama sekali
kalo masih ada yg ngomong, “kok serba disalahkan?” iya jelas salah. gempa itu termasuk bencana yg sangat rentang memakan korban jiwa.. n dia sengaja ga datang buat ngasih kesempatan ke pejabat NTT buat mengatasi bencana nya 😅 cacat logika wkwkkw
mau make alasan apapun, harusnya dia datang di hari setelah kejadian lebih masuk di akal gue…