Kemarin juga naik ojek. Bapaknya paruh baya. Suka sama Real Madrid. Gue tanya, klo lokal PSIM atau PSS?
Dengan bangga bapaknya bilang, saya orang Bantul, Mas. Persiba Bantul!
Sakit sakit ya Pak, semoga segala kesusahan/kesengsaraan banyak orang jadi tanggung jawabmu.
Dan semoga hukuman atas banyaknya kesengsaraan tidak hanya diberikan waktu di akhirat, tetapi juga saat dirimu masih di dunia.
Salah satu podcast politik dengan 2 host sing wes ra masok banget, 2 host iki wes tau di skakmat langsung ro komika karena terlalu terbiasa dekat dg pejabat rezim
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Cancel culture itu memang blm bisa diterapkan di Indo ya? Politisi problematik dihina2 di sosmed, tp ketika ketemu masih dipuja2, sampai minta salaman. Benar2 seperti ga ada apa2 yang terjadi dan dia lakukan utk negara ini. 🙃
Presiden paling bodoh, paling tone deaf, paling NPD dan ntah lah udah gatau lagi mau nulis apa.
Semoga disulitkan sakaratul mautnya. Diadzab dunia akhirat.
Aamiin
Ya gimana lagi, ngakunya kelompok suporter tapi isinya orang partai, genk, ormas, preman. Rusuh di jalan, sweeping, rampas brg. Jadi susahlah untuk diajak maju kelompoknya apalagi untuk datang ke stadion mendukung klub, ga sampai pola pikirnya diajak ke sana..
Unik, konvoi pakai bendera prabowo-gibran hanya karena gak suka PSS. Apa mereka gak ikut dinamika negaranya sendiri ya. Padahal, rupiah kita lesu, mbg bikin ribuan orang keracunan. Rezim ini nepotisme, kkn dan militerisme subur. Turut berduka atas nalar yang hilang, oalah pantes.