Filipe Luís, nouvel entraîneur de l’AS Monaco 🇲🇨
L’AS Monaco est heureux d’annoncer l’arrivée de Filipe Luís au poste d’entraîneur, marquant le début d’un nouveau cycle.
Le technicien brésilien de 40 ans s’est engagé jusqu’en juin 2028 avec le Club de la Principauté.
“my (our) government didn’t support us”
dawg while indonesia is one of the powerhouse countries for speed category?? WE SERIOUSLY NEED TO NUKE THE GOVERNMENT
Oke, mari kita bedah.
Pencabutan kartu merah pada pemain Amerika itu menyalahi 3 prinsip.
Menyalahi prinsip yuridis (seperti diatur dlm FIFA Disciplinary Code pasal 9 ayat 1). Menyalahi fair play dan moral kompetisi, serta akan menimbulkan dampak sistemik dan preseden buruk.
Dalam hukum sepak bola internasional, kartu merah langsung punya status hukum yg sangat sakral.
1. Sanksi Otomatis: Larangan bermain 1 pertandingan berikutnya yang sifatnya mutlak, instan, dan nggak bisa diganggu gugat oleh FIFA Judicial Bodies.
2. Sanksi Tambahan: Ada tambahan larangan bertanding (menjadi 2, 3, atau lebih) yg ditentukan oleh komite disiplin berdasarkan tingkat violent conduct.
Dlm kasus Ronaldo yg menyikut Dara O’Shea (Rep Irlandia), Ronaldo dijatuhi sanksi 3 pertandingan.
FIFA keliru karena menerapkan Pasal 27 (penangguhan/masa percobaan) dan memotong sanksi otomatis tersebut.
Menangguhkan hukuman tambahan dari 3 pertandingan menjadi 1 pertandingan masih mungkin diperdebatkan.
Tapi, ketika FIFA membiarkan pemain yg menerima kartu merah langsung lalu masih bisa bermain di pertandingan kompetitif berikutnya seperti Piala Dunia krn lobi2 politik seorang presiden, FIFA telah menabrak prinsip dasar otomatisasi kartu merah.
Sebuah aturan sakral yg berlaku utk jutaan pemain lainnya sejak kartu merah langsung dikenalkan pada 1962.
Tidak ada yg betul dari keputusan organisasi korup itu, ya siempre barcelona.
"Satu setengah tahun saya diledek KING PDMK, saya diam. Dijelek jelekin suka nembok mulu saya juga diam. Dicela direndahkan saya juga diam. Dihujat hujat dihina skill issue saya juga diam. Tetapi hari ini di Silverstone saya sampaikan, saya akan LAWAN!"
Oliver Bearman menangis terharu setelah menjajal mobil Lotus 97T yang dulu dikemudikan oleh Ayrton Senna dan persembahkan kemenangan perdananya di F1 pada 1985 di Portugal.