Miris sih liat mahasiswa tahun pertama udah pada rebutan magang, padahal mereka masih beradaptasi sama dunia perkuliahan. Apa boleh buat, perusahaan top aja pada ngincer ANAK MAGANG yg udah punya pengalaman magang.
BTS IS BACK 🚨
For the first time in almost four years and LIVE on Netflix, please welcome RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, and Jung Kook to the stage. #BTSLiveonNetflix#BTS_ARIRANG
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
🥀 Data Korban Bencana di Aceh, Sumbar, Sumut, hingga 6 Desember 2025 pukul 18.50 WIB 🥀
Total Korban
- 914 orang meninggal dunia
- 389 orang hilang
- 4.200 orang luka-luka
- 817.003 pengungsi
Detail Korban per Wilayah Sebagai Berikut:
📍 Aceh
- 359 orang meninggal dunia
- 94 orang hilang
📍 Sumatera Barat
- 226 orang meninggal dunia
- 213 orang hilang
📍 Sumatera Utara
- 329 orang meninggal dunia
- 82 orang hilang
Data mengutip BNPB pada 6 Desember 2025 pukul 18.30 WIB.
Duka cita mendalam untuk korban. Karena korban bukan sekadar angka. Setiap angka berarti manusia yang penuh cinta 🥀
ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersama‑sama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di peta—Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkil—adalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhari‑hari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampung‑kampung di hilir.
DI KABUPATEN ACEH TAMIANG BANYAK MAYAT BERSERAKAN TAPI TIDAK DILIPUT. MEREKA KEKURANGAN BANTUAN. MEREKA KEKURANGAN MAKANAN, MINUMAN, DAN BBM.
MEREKA TIDAK DAPAT SPOTLIGHT PADAHAL KONDISI MEREKA JUGA SAMA PARAHNYA.
sedih pas tau kota langsa gak masuk berita padahal kami disini bener-bener kena banjir parah sampe ada korban jiwa. listrik, air dan jaringan padam selama 5 hari. warga pada rebutan bahan makanan dan bensin tapi ternyata di luar gak ada yang tau kabar kami gimana 😭😭😭
💚 ketiga gubernur udah tetapkan status darurat bencana, tapi BNPB belum tetapkan bencana darurat nasional.
- gubernur aceh dari 28 november
- gubernur sumut dari 27 november
- gubernur sumbar dari 25 november
💜 ARMY, terima kasih!
Rp100.335.324 terkumpul ini bukti bahwa cinta kita tak pernah padam.
Link donasi : https://t.co/bL2NMQNUjB
Donasi akan terus dibuka. Kita lanjutkan kebaikan ini, bersama, sampai tuntas. 🔥💜
#ARMYPeduliIndonesia#Btsarmy
💚 Update data korban banjir Sumatra per 1 Desember 2025.
Total Korban :
- 604 orang meninggal dunia
- 464 orang hilang
- 2.600 korban luka-luka
- 1.5 juta warga terdampak
- 570 ribu pengungsi
Berita bencana ini bener bener nyayat hati. Wallahi. Bayangin sampe orang orang mohon mohon dan kepikiran buat sewa helikopter sangking frustasinya. Sedangkan negara kita punya semua itu, yang harusnya boleh dipergunakan secepatnya. Allahurabb, sedih.
Jumlah korban Bencana Hidrometeorolog Sudah Mencapai Ratusan Orang
Jakarta, 28 November 2025.
Jumlah korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh, Update sampai dengan hari ini Jum'at 28 November 2025, jam 21:00 wib. Berdasarkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI), sebagai beriku:
SUMATERA UTARA :
1. Tapanuli Tengah: 47 (MD)
2. Tapanuli Utara: 11 (MD)
3. Tapanuli Selatan: 32 (MD)
4. Kota Sibolga: 17 (MD)
5. Humbang Hasundutan: 6 (MD)
6. Padang Sidempuan: 1 (MD)
7. Pakpak Bharat: 2 (MD)
8. Mandailing Natal: Tidak/belum ada Laporan Korban Meninggal / hilang
9. Medan: Tidak/belum ada Laporan Korban Meninggal / hilang
10. Deliserdang: 1 (LR)
ACEH :
1. Bener meriah: 11 (MD) 13 (DP)
2. Aceh Tenggara: 6 (MD) 7 (DP) 5(LR)
3. Aceh Tngah: 15 (MD)
4. Gayo Lues: 1 (MD) 2 (DP)
5. Aceh Tamiang: 3 (LR)
6. Kota Subulussalam: 1 (MD)
7. Kota Lhokseumawe: 1 (MD) 3 (DP)
SUMATERA BARAT :
1. Tanah Datar: 2 (MD) 1 (DP) 4 (LR-LS)
2. Agam: 34 (MD) 68 (DP)
3. Bukittinggi: 7 (MD)
4. Kota Padang: 5 (MD)
5. Pesisir Selatan: 1 (DP)
6. Padang Pariaman: 1 (MD) 1 (DP)
7. Solok: Tidak ada Laporan korban meninggal / hilang
Keterangan:
MD: Meninggal Dunia
DP: Dalam Pencarian
LR: Luka Ringan
LS: Luka Sedang
LB: Luka Berat
Sc: Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops_PB) BPBD Kabupaten Agam.
twitter pls do ur magic. banjir di aceh tamiang udah hari ke 4 masi 2 meter😭 yaAllah, disana bneran terisolasi, dari medan gabisa masuk, dari banda aceh gabisa masukk. tolong kasian banget, sinyal sm listrik gaada, stok makanan dan air bersih menipis, help rt guys😭