#JayKelly kisahkan upaya aktor besar Hollywood dalam memperbaiki dan mempertahankan “koneksi” dengan orang-orang terdekatnya. Seperti biasa, Baumbach menghadirkan naskah baik yang kaya dialog bernas dan metafor unik. Aktor-aktor ternama tampilkan performa terbaiknya di film ini.
#LegendaKelamMalinKundang tampak menjanjikan di awal, namun bagian pertengahan dan plot twist di akhir cerita tak cukup memberikan efek kejut yang maksimal. Teknik revealing yang menggunakan kelebatan-kelebatan ingatan juga terasa begitu “Joko Anwar”.
#Flesh menyorot fase-fase kehidupan Isvan, seorang lelaki keturunan Hungaria, yang dipengaruhi momen-momen penting: hubungan rahasia, periode detensi, hingga perang Irak. David Szalay kisahkan pilihan hidup beserta konsekuensinya. Sebuah pilihan unik dari juri Booker Prize.
#afterthehunt tawarkan performa ensambel aktor prima namun tak berhasil sajikan cerita yang logis dan kulminasi nan menggigit. Drama garapan Guadanigno ini kisahkan dosen filsafat yang berada di antara dua kubu, sahabat atau mahasiswinya, saat terjadi sebuah kejahatan seksual.
#soundoffalling kisahkan kehidupan 4 perempuan yang tinggal di rumah yang sama namun berbeda generasi. Setiap perspektif tokoh hasilkan pengalaman unik dan mencekam, namun perpecahan Jerman yang hasilkan trauma antargenerasi jadi benang merahnya.
#nouvellevague kisahkan perjalanan Jean-Luc Godard dalam membuat film panjang debutnya, “A Bout de Souffle”. Linklater sajjkan keindahan visual hitam putih serta dinamika unik antar karakter. Absurditas dalam karya-karya Godard sukses diterjemahkan adegan produksi yang menarik.
#Urchin adalah karya debut yang disturadarai dan ditulis oleh Harry Dickinson. Film ini kisahkan upaya seorang pemuda tanpa rumah dan mantan pecandu bernama Mike dalam mendapatkan kesempatan kedua dalam hidipnya. Sebuah karya yang sederhana namun meninggalkan kesan yang mendalam.
#Pangku tak berkisah tentang. drama hidup seorang perempuan, tapi juga kolase dari potret kehidupan keras warga Pantura. Dalam karya debutnya, Rahadian bercerita tanpa pretensi atau penghakiman. Ikan, layangan, gerobak, jadi metafora yang menggambarkan dinamika cerita atau perkembangan karakter. Patut untuk dinikmati, dan direnungkan.
#SiapaDia kisahkan perjalanan sinema Indonesia lewat metatora kehidupan Layar dan nenek moyangnya. Garin ingin mengajak penonton untuk tidak larut dalam cerita, namun menikmati visual dan melodi yang cantik memikat. Tata musik dan tata artistik pun jadi sia-sia, saat beberapa aktor tampil “setengah matang” tanpa ikhtiar yang benar-benar.
#Materialists bukan sekadar film tentang pilihan cinta (antara si miskin dan si kaya!) Profesi Lucy, serta adegan pembuka dan jelang penutup yang berkesan “absurd”, adalah intensi Celine Song untuk mengupas betapa kompleksnya hubungan lelaki dan perempuan. Berkesan “terlalu jujur” memang (perbincangan tentang diri dilihat sebagai aset dan nilai?), namun di situlah nilai lebih rom-com istimewa ini.
#tinggalmeninggal kisahkan fenomena masa kini yang dinarasikan dengan “kaca pembesar” yang meski berkesan hiperbola dengan bumbu “dak comedy” namun masih terasa relevan. Beberapa adegan agak “cringe”, namun beberapa selipan humor cukup menghibur. Andai saja, film ini punya ending yang lebih “berbeda”.
#weapons kisahkan hilangnya sejumlah anak murid secara misterius dari satu kelas yang diampu oleh seorang guru problematik. Narasi bergerak dari perspektif beberapa tokoh yang saling bertautan satu sama lain. Meskipun masih menyisakan beberapa pertanyaan, horor ini sukses menyajikan sensasi tak nyaman yang masih mencekam bahkan ketika kita sudah beranjak dari ruang bioskop.
#GhostTrain kisahkan seorang Youtuber yang menyelidiki misteri sebuah stasiun. Rangkaian cerita mistis kemudian dinarasikan dalam gaya cerita berbingkai oleh kepala stasiun. Ada yang seram, tapi ada juga yang bakal bikin ketawa konyol. Sayangnya, latar utama cerita malah tak dikisahkan dengan tuntas.
ETERNAL SUNSHINE OF THE SPOTLESS MIND was released 21 years ago this week. One of Hollywood’s most surreal love stories and the second collaboration between director Michel Gondry and writer Charlie Kaufman, the making of story will be never erased from your memory…
1/46
#TheRoomNextDoor kisahkan pertemuan kembali seorang penulis (Inggrid) dengan kawan lamanya, Martha, yang tengah melawan kanker. Setelah mulai lelah dengan penyakitnya, Martha mengajak Inggrid untuk tinggal bersama di sebuah vila di pedalaman demi menantikan ajalnya. Swinton dan Moore tampilkan sinergi yang apik. Almodovar, seperti biasa, tampilkan warna cerah dan desain cantik untuk menghidupkan “emosi” dalam setiap adegan.