Mohon maaf untuk @PSIMJOGJA
Kompetisi musim ini, dibawah kepemimpinan ibul.
Kami tidak akan datang ke stadion sebagai bentuk protes. Sepak bola tak seharga nyawa dan kemanusiaan lebih utama 🙏🏼
Lebih dari 80 proyektil gas air mata ditembakkan polisi dalam 7 menit. Kanjuruhan berubah jadi neraka.
Kacaunya, sebagian juga diarahkan ke pintu keluar saat ribuan manusia berdesakan menyelamatkan diri.
#MomenBrutalKanjuruhan selengkapnya 👉https://t.co/nCkcQhGMz6 | Buka Mata