menurutku boundaries dalam a relationship bukan tentang melarang pasangan buat interact sama orang lain.
“we can’t control who comes, who’s interested, or who tries to get closer”.
yg bisa kita lihat adalah “how our partner chooses to respond to it”.
sebab buat aku, rasa aman bukan datang dari, ngga ada yang mendekati dia, tapi dari knowing that when someone does, they know their boundaries.
dan tahu mana yang masih okay, mana yang starts crossing the line, dan kapan harus take a step back.
karena sebaik-baiknya jatuh cinta, jatuh cintalah pada seseorang yang ketika takut kehilanganmu, dia memilih memperbaiki dirinya, bukan sibuk ngasih alasan. yang lebih milih berubah jadi lebih baik daripada rela ngeliat kamu bahagia sama orang lain yang bisa ngejaga kamu lebih baik.
Hal-hal yang terlihat seperti cinta :
1. Sleepcall.
2. Fast respon.
3. Long text.
4. Kirim makan/minuman.
5. Obsesi.
6. Kado dan uang.
Hal-hal yang sebenarnya cinta itu :
1. Respect.
2. Support.
3. Kepercayaan.
4. Validasi.
5. Komitmen.
6. Memaafkan.
7. Toleransi.
8. Komunikasi.
Kakak-kakak semua! Sebelum memutuskan menikah, obrolin dulu hal-hal ini ya. Biar makin kenal satu sama lain, cek apakah visi-misi kalian sama, dan kalau ada bedanya, bisa nggak sih ditolerir nanti? Jangan sampe abis nikah baru sadar beda haluan 😂
source : naomiheidi
Pesan dari Hanan Attaki:
"Jangan bersedih jika hidupmu tidak diratukan siapa-siapa. Allah itu Maha Adil. Dijadikannya bahu, kaki, pundak, mental, dan seluruh anggota tubuhmu lebih kuat agar kamu bisa meratukan dirimu sendiri tanpa bergantung pada manusia."
Sebab tidak semua orang ditakdirkan selalu memiliki tempat untuk bersandar. Ada orang-orang yang sejak awal hidupnya terbiasa menghadapi semuanya sendirian. Menangis sendiri, bangkit sendiri, menyembuhkan lukanya sendiri, dan belajar kuat tanpa banyak bantuan dari siapa pun.