“Kita ini mudah mencintai orang yang berjasa dalam hidup kita, tapi kenapa tidak mudah mencintai Allah yang jasanya sangat besar dalam hidup kita.”
Gus Baha'
@dawuhguru
seperti senja yang merangkul bumi menuju malam, matamu adalah rumah paling menenangkan.
tak perlu kata, tak perlu tanya, cukup tatap, dan semua akan baik-baik saja.
"memang gak ada jaminan juga yang lama akan membawa kita ke piala dunia, tapi mungkin kerelaan hati kita jauh lebih besar ketimbang yang saat ini."
-Ibnu Jamil on sport77
buat teman-teman yang turun aksi hari ini dan ke depannya, kami membuat lockscreen dan kartu hak demo jika teman-teman tertangkap. sila gunakan dan sebarkan, gratis🔥
file hd untuk ls dan pdf siap cetak di rep yaa!
Kehancuran sebuah negara bukan disebabkan oleh masalah keyakinan agama rakyatnya, melainkan oleh keputusan dan tindakan ketidakadilan dan otoriter para pemimpin.
KH. Husein Muhammad
One Piece dan Pencarian Harta Karun Terbesar Bernama: Kebebasan
Oke, kita akan bahas One Piece. Manga yang sudah ada sejak 1997 dan kini lebih dari 1000 episode, dibuat oleh Eiichiro Oda. Gusmin juga mengikuti perjalanan Lufffy D. Monkey dkk yang sekarang sudah di Elbaf.
Sejak awal, Luffy menginginkan kehidupan yang bebas. Namun kebebasan itu ternyata tidak dimiliki oleh semua orang. Ada institusi yang mengatur dunia sedemikian rupa yang disebut World Government (WG). Dalam manga tersebut dijelaskan bahwa ada tetua yang disebut Gorosei dan mereka bekerja untuk sosok misterius bernama Imu.
Di sisi lain, WG melindungi kepentingan naga langit alias Tenryuubito yang sangat eksklusif, tidak mau berbaur dengan rakyat, dan sangat diskriminatif terhadap ras yang berbeda, yang disimbolkan dengan manusia ikan. Sejumlah orang kemudian melakukan perlawanan dalam bentuk bajak laut (pirates).
Bajak laut inilah ancaman WG. Untuk melawannya, mereka membuat sistem 3 kekuatan besar, yaitu marine atau angkatan laut, 4 kaisar (Yonko), & Shichibukai. Dua nama terakhir diambil dari bajak laut terkuat, sehingga diharapkan mampu menghalangi kehadiran bajak laut yang membahayakan WG.
Nah, Luffy diceritakan melewati banyak hal untuk bisa mengguncang stabilitas pemerintah dunia. Ia adalah cucu wakil admiral dan juga anak dari seorang revolusioner, namun memilih terjun di dunia bajak laut untuk mencari harta karun yang 'disimpan' oleh Gol D. Roger di sebuah tempat bernama Raftel atau Laugh Tale.
Perjalanan inilah yang membuatnya berhadapan dengan pihak-pihak yang ingin melindungi kekuasaannya dengan berbagai cara. Terutama WG yang ternyata aktor di balik terciptanya penindasan dan ketidakadilan, meski dalam jubahnya tertulis "JUSTICE". WG juga menyembunyikan banyak peristiwa di masa lalu yang berpotensi menggungcang kestabilan semu di pemerintahannya.
Caranya? WG melalui buzzer call, eh, buster call, menghanguskan sumber ilmu pengetahuan. Satu-satunya ilmuwan muda yang selamat bernama Robin diburu dengan bounty yang tinggi. Robin kemudian bergabung dengan the strawhat pirate alias bajak laut topi jerami.
Topi jerami bukan bajak laut besar. Anggotanya hanya 10 orang, meski sejak arc Dressrossa jumlah armadanya begitu banyak karena bajak laut lain berkomitmen jadi bagian dari mereka. Mereka berupaya mendisrupsi kekuatan besar yang banyak merugikan rakyat di berbagai tempat. Arc yang paling mendebarkan tentu saja di Wano karena 'geng' Kaido begitu dilindungi untuk mengeksploitasi alam Wano dan membuat rakyat sengsara, bahkan sulit untuk sekadar makan.
Pemerintah setempat justru tidak peduli pada rakyat. Yang diperkaya hanya para elit. Situasi ini yang ingin diubah oleh Luffy dkk. Ia melawan kekuatan besar Kaido yang saat itu beraliansi dengan Big Mom, salah satu kekuatan politik besar di dunia One Piece.
Perjuangan melawan kesemena-menaan inilah yang menginspirasi banyak orang sehingga menggunakan jolly roger Luffy untuk melancarkan protes. Protes ini dipicu banyaknya peristiwa ketidakadilan yang dianggapnya mirip dengan alur cerita One Piece.
Nah, elit sekarang tinggal memilih bagaimana menyikapinya. Apakah menganggapnya sebagai kebebasan berekspresi dan bagian dari gerakan kultural, atau justru jadi Tenryuubito yang ketakutan pada suara-suara perlawanan. Toh, ini hanya perlawanan satire-imajinatif dari para penikmat pop culture, bukan gerakan kelompok yang punya kekuatan untuk angkat senjata.
Atau jangan-jangan para elit memang menganggap Klan D itu benar-benar ada?