QUICK SUMMARY ✨
Penilaian tes writing IELTS itu meliputi:
1. Task achievement
2. Coherence & cohesion
3. Lexical resource
4. Grammatical range & accuracy
Yang menilai itu ga satu orang, tapi antara 2 sampe 4 orang, jadi lebih fair dan objektif 😉
Maksudnya apa & contohnya gimana?
Aku bahas detail satu-satu maksudnya ya!
Aku juga masih sering baca buku seri Narnia dan seri audiobook-nya Dr. Seuss meski sehari-hari mantengin artikel politik dan pasar 😅
Sederhana saja, ya karena seru dan bikin terhibur 😅
Mmm.. menurut aku, semua orang bisa baca buku seperti yang disebut di bawah. Tapi untuk bisa "memahami", katakanlah bukunya Marx atau Hegel, seseorang perlu punya tingkat pengetahuan dan pemahaman tertentu dulu.
not trying to be an elitist or anything but im always curious how people could have time to spare reading bookslops when there are keats, kafka, hölderlin, rilke, proust, dostoevsky, joyce, borges, not to mention fichte, schelling, hegel, schiller, marx, etc etc to choose from!
Nah, modal awal inilah yang barangkali jadi salah satu hal yang memengaruhi pilihan baca seseorang. Belum kalo ngomongin sosio-ekonomi, prioritas, dan tujuan baca. Contohnya baca sekadar untuk hiburan, karena penasaran, atau yang lainnya.
Memang apa hebatnya baca karya Dostoevsky, Kafka, Marx, dan semua penulis yang kamu anggap keren itu?
Apakah itu yang membuatmu merasa superior sehingga mencela pilihan bacaan orang lain? Mengapa buku-buku itu tidak membuat POLA PIKIRMU menjadi lebih bijak?
Saranku untuk praktek:
1. berpikir in English. Kalau interview in English, kamu mikir pakai Indo lalu kamu translate. Ini sering bikin blank
2. Biasain nulis dan ngomong pakai Inggris. Vocabulary terbentuk karena dipakai
3. Belajar ngomong depan kaca dan depan kamera.