Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. https://t.co/sFoBm6AbMx
CAIR .. CAIIRRR 😜😂
Daftar media-media yg direkrut:
Folkactive, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters, Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia
RINGGIT VS RUPIAH:
INDONESIA KALAH TELAK
MALAYSIA MAKIN JAUH NINGGALIN KITA
FLASHBACK DULU 10 TAHUN PERJALANAN DUA MATA UANG:
2015
🇲🇾 1 USD = ±3,8 Ringgit
🇮🇩 1 USD = ±13.500 Rupiah
→ 1 Ringgit waktu itu setara ±Rp 3.500
2020 (COVID melanda):
🇲🇾 1 USD = ±4,2 Ringgit
🇮🇩 1 USD = ±14.500 Rupiah
→ Dua-duanya melemah, tapi masih relatif setara arah
Sekarang (Mei 2026):
🇲🇾 1 USD = ±3,95 Ringgit
Ringgit KUAT banget
🇮🇩 1 USD = ±17.400 Rupiah
1 Ringgit sekarang setara
±Rp 4.400
BISA BELI APA DENGAN 1 RINGGIT vs 1.000 RUPIAH?|
Indonesia masih kompetitif.
Tapi gaji dan daya beli global?
Kita ketinggalan jauh.
KENAPA RINGGIT BISA KUAT, RUPIAH ENGGAK?
Menurut analis, penguatan ringgit adalah hasil kombinasi fundamental domestik yang membaik dan lingkungan eksternal yang kondusif terutama pelemahan dolar AS.
Yang bikin beda dari Indonesia:
FDI (investasi asing langsung) Indonesia sepanjang 9 bulan 2025 justru turun 1,49%, sementara Malaysia menikmati kenaikan FDI hingga 41,33% di periode yang sama.
Perusahaan teknologi besar dunia masuk ke Malaysia,
bukan ke Indonesia.
Ringgit menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia
sepanjang 2025, sementara
rupiah justru mencatatkan depresiasi terdalam di Asia
APAKAH INDONESIA KALAH DARI MALAYSIA?
Tergantung ukurannya:
✅ Populasi & pasar domestik → Indonesia menang jauh
✅ Harga makanan & hidup sehari-hari → Indonesia lebih murah
✅ Sumber daya alam → Indonesia lebih kaya
❌ Daya tarik investasi → Malaysia menang telak
❌ Kualitas kebijakan fiskal → Malaysia lebih disiplin
❌ Nilai tukar & stabilitas mata uang → Malaysia menang
❌ Daya saing global → Malaysia rangking ke-23 dunia, ke-2 di ASEAN setelah Singapura
KESIMPULAN JUJUR:
Rupiah bukan lemah karena Indonesia miskin.
Rupiah lemah karena
kepercayaan investor terhadap Indonesia sedang goyah
investasi asing lari ke tetangga, kebijakan fiskal kurang dipercaya pasar, dan reformasi struktural jalan di tempat.
Malaysia bukan kaya karena beruntung.
Mereka konsisten kebijakan fiskal ketat, aktif tarik investasi teknologi, dan pemerintah yang dipercaya pasar.
Kita punya semua modal untuk menang.
Yang kurang cuma satu:
eksekusi yang serius.
Kalau kamu kerasa makin susah belanja barang impor,
bayar cicilan dolar, atau
liburan ke luar negeri ini salah satu alasannya.