Baru ngeh Bank Permata rebranding karena diakusisi sama Bangkok Bank
Bank Thailand kesekian yang masuk Indonesia, Kasikornbank juga masuk, Krungsri juga masuk di Home Credit Indonesia
Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya viral dimana-mana dan terus jadi bahan nyinyiran, katanya:
"Lillahi Ta'ala, saya berani berbicara seperti ini Demi Allah saya tidak pernah menjual titik SPPG. Saya pernah bilang coba ambil Al Quran 30 taruh di kepala saya, saya berani bersumpah."
Ternyata Allah lebih mendengar kita umatnya yg tertindas oleh kelakuan Dandan cs.
Dari kasus Sony Sanjaya, kita belajar kalau ada pejabat yang sumpah demi apapun kayanya kita udh berat buat percaya.
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Ini kalo orang yg berakal, harusnya dari kejadian ini dia tau kalo ada celah penyelewengan uang negara yang sangat besar dari program MBG. Kalo orang normal pasti udah dievaluasi bedar-besaran bahkan stop. Tapi kalo in the end programnya masih lanjut, ya ga tau deh mau bilang apa lagi wkwkw
Sambil memberikan laporan-laporan bohong seperti 19 ribu sapi dipotong dalam sehari untuk MBG, dia dapat 1M/hari, 356M/tahun. Kalian bayangin presiden kayak Prabowo dengan mudahnya dikibuli bawahannya sendiri.
Kepala BGN dan 2 wakilnya.
diduga pny yayasan bayangan, yang mengelola dapur SPPG.
dapur yang mereka kelola, tdk layak tapi tetap lolos verifikasi. Jumlahnya buaaaanyak sekali.
dan kepala BGN serta 2 wakilnya, diduga dapat setoran hingga milyaran per bulan.
Ada yang tahu kenapa BGN diobok-obok?
Padahal kan MBG program flagshipnya Presiden?
***
Rentetan kejadian kemarin:
1) Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, mempercepat kepulangan hajinya.
2) Pagi: Dadan bersama Presiden, mengunjungi SPPG di Palmerah
3) Siang: Presiden memantau MBG di SMP 111 Jakarta.
4) Malam: Presiden mencopot kepala BGN, Dadan Hindayana.
5) Hari ini: Kantor BGN digeledah Kejaksaan.
Ada apa di balik layar? Lobby politik apa ini?
The real medan gotam city
Di deket rumah gue , ada 1 keluarga Liburan 4 hari , rumah ditinggal kosong dibongkar maling bjirrr
Real ini sampe ludes semua isi rumah nya , tega bgttt