Alhamdulillah semifinal!
Kemenangan luar biasa atas Korea Selatan, raksasa Asia langganan Piala Dunia. Bermain dengan nyali, disiplin dalam bertahan dan efektif di lini depan membuat harapan Merah Putih menuju Olimpiade terbuka lebar.
Bangga 🇮🇩
#KitaGaruda#GarudaMendunia
Bung Saiful Awaluddin ini perlu dijadikan bahan penelitian. Disaat attention span orang semakin memendek, entah bagaimana orang-orang bisa nyantol dengan kontennya beliau yang terasa sangat slow pace dan slow burn
Ibu Lucia Sriati paham benar bahwa putranya adalah sosok yang pendiam. Jadi, dia harus melindungi dan membimbing putranya mengarungi dunia olahraga yang begitu keras itu, semampu yang dia bisa.
Ketika merasa putranya yang waktu itu baru berusia 9 tahun dicurangi wasit, Ibu Lucia dengan geram melabrak sang wasit. Dia bilang dengan nada tajam, "Tak pintar kau pimpin pertandingan."
Ibu Lucia dgn sabar menemani putra tercinta yg dia panggil Thony itu. Mengantar ke tempat latihan, ke arena pertandingan. Bahkan Ibu Lucia membimbing Thony yang pendiam agar berani mengganti shuttlecock di tengah laga.
Kepada Thony, Ibu Lucia kerap berpesan satu hal: harus takut Tuhan. Jika takut Tuhan, maka dia yakin putranya bisa menjaga kelakuan. Jika takut Tuhan, uang yang begitu melimpah tidak akan mampu menggoyahkan kepribadian.
Bagi Thony, Ibu Lucia adalah rumah tempat pulang. Tempat dia dengan riang memesan dendeng balado dan sup ayam yang begitu nikmat hingga ke jiwa.
Hari ini, Ibu Lucia berpulang. Terima kasih telah melahirkan atlet hebat dan membantunya menjadi sosok manusia yang luar biasa.
Selamanya kami berutang budi..
RIP🥀