Selamat kpd POLRI yg tlh menjebol tembok penyembunyian harta2 yang diduga hasil korupsi di sebuah kafe dan beberapa titik lainnya. Selamat kpd KEJAGUNG yang terus memburu koruptor di BGN dan MBG. Silahkan berlomba utk saling bongkar korupsi. Itu bagus utk pemberantasan korupsi.
Pak sekjen kementrian PU Apri Artoto Udah disuruh jadi tameng, bersihin nama, jadi samsak netizen...masih kena penugasan ke PAPUA???
Apakah akan jadi belio beralih dari WIB ke WIT?? Nggak sih kayaknya yaa๐
Inilah salah satu masalah utama di negeri kita:
Partai-partai pemenang pemilu cenderung menempatkan kadernya di posisi-posisi strategis di berbagai lembaga tinggi negara, sehingga mekanisme checks and balances antar lembaga menjadi lemah bahkan hilang.
Akibatnya, muncul kerancuan peran, misalnya, seseorang menjabat sebagai Ketua MPR yang sejajar dengan Presiden, namun di sisi lain juga tunduk pada garis komando partainya sebagai kader atau bawahan ketua umum partai.
Kerancuan kapasitas semacam ini pada akhirnya merusak tatanan hukum ketatanegaraan.
Apes. bingung kalian kan garis komandonya?
Wkw.
Asumsi TS bkn Muslim, gw byangin betapa cpeknya dia krn apes hdup dsini yg mayoritas Islam
Premis kyk gini debatable klo mau ditarik kesimpulan benar/salah
Gw ambil contoh lain kayak isra miraj di Quran
Yg bedain nantinya kan klo Muslim urutan rujukannya
Hati -> Akal -> Iman
Praktek gini tuh NERAKA buat kelas menengah yg pengen punya rumah, tapi SURGA buat org yg punya modal besar
Di Indonesia, pajak jual-beli rumah itu namanya PPh final, tarifnya flat 2,5% dari nilai transaksi.
Tarif ini sama persis baik rumahnya ditahan dua bulan maupun dua puluh tahun, jadi secara hukum, negara nggak membedakan mana yang beli-jual buat investasi jangka panjang sama mana yang cuma numpang lewat demi cuan cepat.
Lu bandingin dgn Amerika Serikat, di sana kalau jual rumah kurang dari setahun sejak beli, untungnya dianggap "short-term capital gain" dan dipajaki setara pajak penghasilan biasa yang bisa tembus 37%.
Bahkan kalau IRS menilai lu emang rutin gonta-ganti rumah buat cari untung, kamu bakal dicap "dealer" dan kena tambahan pajak wiraswasta 15,3% di atas itu.
Semacam sinyal keras dari hukum bahwa:
"kalau mau buru-buru jual, ya harus siap bayar lebih mahal ke negara".
Nah, di sinilah letak masalahnya buat kelas menengah:
Hukum pajak Indonesia tuh netral terhadap durasi kepemilikan, nggak ada disinsentif ekonomi yang bikin investor mikir dua kali sebelum memborong rumah, renovasi kilat, lalu jual lagi dalam hitungan bulan, akibatnya harga rumah di lokasi-lokasi tertentu naik jauh lebih cepat dari kenaikan gaji rata-rata.
Niat kita kan punya rumah utk ditinggali ya, bukan buat diputer seperti aset dagang.
Qrt->@direktoridosen
gakkkkk!!! jujur itu bikin job market ancur2annn. Sejak adanya MSIB (wich sebelum ini) banyak company yg persyaratannya โminimal semester 2โ anjir sem 2 seharusnya fokus matkul bukan jd budak company/corporate.
NIAT nya mungkin bagus, tp efek lainnya ada banget dan juga parahhh.
The most fucked up thing adalah
Saking muak dgn banyaknya kezaliman yg terjadi di Indonesia
Gw bersyukur salah satu pelaku kena kasus,
walupun triggernya karena bertengkar dgn sesama pelaku ๐คท
Urusan nanti karma gw kena balik kesulitan, biar urusan gw sama Allah saja ๐