Via @garyjacob (good source):
Arsenal sedang menjajaki kemungkinan untuk merekrut Vinícius Júnior, yang kontraknya dengan Real Madrid akan memasuki tahun terakhir. Selain itu, ketertarikan Real Madrid pada pemain sayap Leipzig, Yan Diomande , dapat membuat mereka lebih terbuka untuk melepas Vinícius.
Real Madrid telah menyatakan kesediaan untuk menaikkan gaji bersih Vinícius dari £12,8 juta per tahun menjadi sekitar £17,1 juta per tahun, tetapi klub dan pemain tersebut masih jauh dari mencapai kesepakatan, karena penolakan Real Madrid untuk memenuhi permintaannya akan bonus penandatanganan yang besar.
Dan jika Arsenal ingin menyelesaikan kesepakatan tersebut, mereka perlu menjadikan Vinícius sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di tim dengan selisih yang jelas, karena Bukayo Saka, yang saat ini merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di Arsenal, menerima sekitar £300.000 per minggu, atau sekitar £15,6 juta per tahun sebelum pajak.
Orang banyak tidak suka Argentina karena hal-hal semacam ini. Orang Argentina sudah lama dianggap sebagai bangsa yang angkuh, arogan, provokatif, tidak sportif, dan merasa superior dibanding bangsa latin lainnya, sehingga kerap berujung kontroversi bahkan diskriminatif dan rasis. Mungkin karena mereka merasa lebih Eropa ketimbang Amerika Latin krna banyaknya keturunan orang Eropa khususnya Italia dan Spanyol.
Mereka dimusuhi oleh bangsa latin lainnya karena sikap dan perilaku minus mereka yang sudah mendarah daging. Bukan hanya pemain, tapi memang sebagian besar warga Argentina begitu. Bahkan sampai ada istilah “America Latina menos Argentina” yang artinya “Amerika Latin minus Argentina” di kalangan orang Brasil, Kolombia, Chile, Peru, dan Meksiko.
Di sepak bola, sikap anti-Argentina bukan baru terjadi di Piala Dunia tahun ini, tapi sudah lama terbentuk akibat berbagai insiden dan kontroversi dari ulah para pemainnya, stafnya, maupun suporternya. Mereka memang menyebalkan, hal itu diakui sendiri oleh pendiri agensi kreatif Argentina, Zurda Agency, Diego Montero, yang sampai membuat iklan tentang kebencian negara lain terhadap Argentina. “Kami sadar kami sangat intens dan menyebalkan,” ujarnya.
Berbagai kompilasi video memang menunjukkan betapa minusnya sikap dan perilaku timnas Argentina. Dari yang kebanyakan drama, memancing keributan, hingga selebrasi berlebihan, tapi giliran kalah tidak terima lawan selebrasi di depan mereka. Yang terbaru, mereka memunggungi seremoni angkat piala Spanyol. Entah kebetulan, entah sikap yang wajar, atau memang dasarnya menyebalkan.
Itulah kenapa, sangat wajar jika sikap anti-Argentina dari bangsa latin pun meluas hingga ke pelosok dunia. Orang tidak suka Argentina bukan karena kemakan framing “anak emas FIFA” apalagi sampai dicap fans Dodo, melainkan orang Argentina sendiri yang sering berperilaku menyebalkan.
Sumber:
https://t.co/H05QSqW5Nq
https://t.co/YOXMKGlQ9T
https://t.co/TEkDOXze4X
@IDGoonerscom Arsenal harusnya cari LW murni deh daripada maksa pemain bukan diposisi terbaik nya ,rogers bukan lw lebih bersaing posisi sama odegard sama eze bahkan sama havertz jadi gue sih berharap arsenal mikirin altenatif yang emang LW murni
Lu makan dah tuh timnas goat lu pada, udh lah jdi anak emas fifa, supporternya rasis, zionist pula. Kaya gini dipuja2, sementara Cristiano yg cmn "pengen menang" dan "Narsistik" dicacinya dah kaya dia war criminal aja, kontol bener.
Jujur jijik. 🤢
Miris banget liatnya. Program yang katanya buat bantu gizi anak-anak, sekarang malah kelihatan aslinya cuma jadi ajang cari untung para pengusaha. Pas bisnisnya keganggu libur sekolah, langsung panik sampai mau nuntut negara. Kelihatan banget prioritasnya bukan buat rakyat, tapi buat dompet sendiri. 😮💨