Tetangga gue bangun rumah Rp 150 juta.
Tetangga sebelahnya bangun rumah Rp 400 juta.
5 tahun kemudian gue masuk ke dua rumah itu. Bedanya bikin gue mikir panjang. Bukan soal yang lo kira. 😭
Rumah Rp 150 juta. Tipe 36. Cat sederhana. Keramik polos. Tapi strukturnya kokoh. Dindingnya nggak retak. Atapnya nggak pernah bocor. Orangnya bilang ke gue: "Semua budget gue habisin buat yang nggak keliatan."
Rumah Rp 400 juta. Fasadnya bagus banget. Instagramable. Batu alam. Roster. Pintu kayu solid. Tapi 3 tahun pertama: Atap bocor 2x. Dinding retak di 4 titik. Lantai keramik kopong di beberapa area. Orangnya bilang ke gue: "Kontraktornya fokus yang keliatan. Yang nggak keliatan dikurangin."
Yang dimaksud "yang nggak keliatan." Pondasi: kedalaman dan lebarnya. Besi tulangan: diameter dan jaraknya. Campuran beton: rasio semen, pasir, kerikil. Waterproofing: jumlah lapis dan cara aplikasinya. Instalasi listrik: kualitas kabel dan sambungan. Semua ini nggak keliatan setelah rumah jadi. Tapi semua ini yang nentuin rumah lo tahan 30 tahun atau 5 tahun.
Cara kontraktor nakal kurangin biaya di bagian yang nggak keliatan. Besi tulangan diameter 10 diganti diameter 8. Hemat: Rp 8-12 juta. Risikonya: kekuatan struktur berkurang 35%. Campuran beton dikasih air lebih banyak biar gampang dikerjain. Hemat: waktu dan tenaga. Risikonya: kekuatan beton turun 30-40%. Waterproofing 2 lapis jadi 1 lapis. Hemat: Rp 3-5 juta. Risikonya: bocor dalam 2-3 tahun.
Cara deteksi ini sebelum ketauan terlambat. Besi tulangan: minta lihat faktur pembelian dari supplier. Cek diameter di batangnya langsung. Campuran beton: minta tukang lakuin slump test sederhana. Beton yang terlalu encer itu tanda air kebanyakan. Waterproofing: foto tiap tahap aplikasinya. Berapa lapis, berapa waktu antar lapis. Semua ini bisa lo lakuin sendiri. Nggak perlu jadi insinyur.
Yang tetangga Rp 150 juta lakuin beda. Dia habisin 60% budgetnya buat struktur. Pondasi yang dalam. Besi yang sesuai spek. Beton yang campurannya bener. Sisanya buat finishing sederhana. "Tampilan bisa diubah kapan aja, Mas. Struktur nggak bisa." Tahun ke-7 dia mulai renovasi tampilan. Sekarang rumahnya lebih bagus dari yang Rp 400 juta. Dan strukturnya masih sempurna.
Prioritas budget yang bener buat bangun rumah. Struktur (pondasi, kolom, balok, sloof): 35-40% dari total budget. Atap (rangka + penutup + waterproofing): 15-20%. Utilitas (listrik, air, sanitasi): 10-15%. Dinding + plester + acian: 15%. Finishing (keramik, cat, plafon): 10-15%. Estetika (fasad, taman, pagar): 5-10%. Kalau kontraktor lo propose sebaliknya, tanya kenapa.
ertanyaan yang wajib ditanyain ke kontraktor sebelum deal. "Berapa diameter besi tulangan yang dipake untuk kolom?" "Berapa rasio campuran betonnya?" "Waterproofing berapa lapis dan produk apa?" "Boleh gue foto tiap tahap pengerjaan strukturnya?" Kontraktor yang bagus: jawab semua dengan detail. Kontraktor yang markup struktur: mulai cari alasan.
5 tahun kemudian. Tetangga Rp 400 juta udah keluar Rp 65 juta tambahan buat perbaikan. Atap. Dinding. Keramik. Instalasi listrik yang bermasalah. Tetangga Rp 150 juta? Nol pengeluaran perbaikan dalam 5 tahun. Dan baru mulai renovasi tampilan tahun ini. Dengan budget yang tadi harusnya buat perbaikan tapi nggak kepake.
Rumah mahal bukan jaminan. Rumah murah bukan masalah. Yang nentuin bukan harganya. Tapi ke mana uang itu dihabisin. 60% ke struktur yang nggak keliatan = rumah tahan 30 tahun. 60% ke tampilan yang keliatan = rumah bagus 3 tahun pertama. Pilihan ada di tangan lo sebelum mulai. Bukan sesudah.
cc : material_daily
Keren banget intel warga.
Ternyata kejadian tabrakan antara KRL arah Jakarta dan taksi tuh estimasinya sekitar jam 20.46 - 20.47.
Sedangkan kejadian tabrakan antara KJJ dan KRL sekitar 20.52.
Posisi KRL arah Cikarang masih distasiun, gabisa gerak karena insiden taksi didepannya.
Posisi KJJ pukul 20.45.50 - 20.46.10 ngelewatin stasiun Cakung, KJJ ngelewatin stasiun Kranji pukul 20.49.10 - 20.49.30.
Jadi disaat waktu kejadian tabrakan taksi terjadi, posisi KJJ ada diantara stasiun Cakung dan Kranji. Setelah gue hitung, disaat bersamaan terjadi tabrakan taksi, KJJ posisinya udah 0.75KM (20.46) atau 1.5KM (20.47) diluar stasiun Cakung.
Total jarak antara KJJ ke stasiun Bekasi Timur ada 5.5KM. Tiap 1 KM ada blok sinyal.
Total 5 blok sinyal. Tapi yang efektif cuma 3 blok sinyal terutama di stasiun Kranji karena kereta butuh jarak 1 KM kurang lebih buat ngerem aman.
Jarak antara tiap blok sinyal cuma satu menit. Overall KAI cuma dikasih 3 menit yang efisien sejak detik pertama tabrakan taksi buat ngabarin KJJ.
When it’s A RACE AGAINST TIME. Human often lot.
Baca ini bikin gue ngeri banget sama yang namanya WAKTU, in a matter of minutes, dari menit ke 47 ke menit 52, 14 nyawa bertaruh 😭 YAALLAH
KRONOLOGI LEBIH PANJANG KASUS “HAMIL LEWAT MULUT”
(VERSI MEDIS)
1. Pasien adalah seorang wanita dengan kelainan bawaan
Dia punya kondisi langka:
Bagian bawah vaginanya tidak terbentuk (aplastik)
Jadi secara normal tidak bisa berhubungan intim lewat vagina.
Rahim & indung telur:
✅ normal
❌ jalan masuk sperma: tidak ada
2. Pasien melakukan hubungan seksual dengan cara ORAL
Pasangannya ejakulasi di mulut pasien, lalu sperma TERTELAN masuk ke saluran pencernaan.
Normalnya:
❌ sperma mati di lambung
❌ tidak mungkin hamil
TAPI… di sinilah keanehannya mulai
3. Pasien ternyata punya “jalur bocor” di dalam tubuh
Karena kelainan bawaan + kemungkinan infeksi lama, pasien punya sambungan abnormal (fistula mikro) antara:
usus bagian atas
dan
rongga perut / dekat organ reproduksi
Ini sangat langka dan biasanya tidak disadari.
4. Sebagian kecil sperma lolos dari lambung & usus
Beberapa sperma yang
tidak mati di asam lambung
masuk lewat fistula
keluar ke rongga perut
berenang menuju tuba falopi
Kemudian membuahi sel telur
Dan…
TERJADILAH KEHAMILAN
5. Pasien datang ke dokter karena perut membesar
Dokter kaget:
pasien hamil
tapi tidak punya saluran vagina
Setelah operasi & pemeriksaan ditemukan jalur abnormal tadi
Lalu disimpulkan kehamilan terjadi lewat saluran pencernaan
KESIMPULAN MEDIS PENTING
Ini bukan “mulut langsung nyambung ke rahim”.
Ini hanya bisa terjadi karena:
✅ kelainan anatomi ekstrem
✅ ada jalur bocor di dalam tubuh
✅ kejadian super langka
Dalam sejarah medis
Yaa Allah… 😭😭💔
I’m speechless. I’ve no more words, but hurts…
Prabowo:
Perdamaian akan datang bila semua menghormati, menjamin keamanan IsraHell.
Loh? Memangnya keamanan IsraHell terusik?
Yang dijajah siapa?
Gua gak mau naruh handphone di meja kerja. Bukan karena sok produktif. Tapi karena gua pengen bisa berpikir lebih baik.
Penjelasan berdasarkan jurnal ilmiah.
Ada masa di mana gua ngerasa otak gua capek, padahal kerjaannya “cuma duduk”. Bukan karena multitasking. Bukan karena kerjaannya seabrek.
Awalnya gue pikir emang kondisi aja sih, sampai akhirnya gue menemukan jurnal ini. Brain Drain: The mere presence of one’s own smartphone reduces available cognitive capacity.
Penelitian ini merangkum 2 penelitian lain yang bertujuan untuk mengetahui efek dari handphone pada kemampuan kognitif otak
Penelitian ini dilakukan karena sudah lama terdapat pemikiran bahwa handphone dan keberadaannya di dekat kita dapat berpengaruh pada kondisi kognitif
Penelitian ini ngerangkum 2 studi eksperimental, dan hasilnya konsisten. Keberadaan handphone saja (bahkan tanpa dibuka, tanpa dicek) sudah cukup untuk menurunkan kapasitas kognitif otak.
Kemampuan yang paling turun antara lain: -working memory -fluid intelligence (kemampuan mikir fleksibel & memecahkan masalah)
Lokasi penempatan handphone berdasarkan jurnal tersebut adalah: -Meja kerja -> paling turun -Kantong atau tas -> masih turun -Ruangan lain -> paling optimal
Yang bikin mind-blowing adalah bahkan orang yang berhasil menahan diri untuk gak ngecek HP, tetap mengalami penurunan performa kognitif kalau HP-nya ada di meja.
Saran yang diberikan oleh penelitian ini adalah dengan meletakkan handphone di ruangan yang berbeda dari ruang kerja kita. Peletakkan handphone di ruang yang berbeda berasosiasi dengan kapasitas kognitif yang lebih baik
Gua mulai rutin tidur malam minimal 7 jam bukan karena pengen produktif, tapi supaya gak marah-marah
Setelah baca satu systematic review dan meta-analysis di Sleep Medicine Reviews yang menganalisis 60 penelitian, gua baru paham bahwa kurang tidur punya hubungan kuat dengan kecenderungan marah dan perilaku agresif.
Pada beberapa studi eksperimental, orang yang sengaja dibatasi tidurnya 4–6 jam per malam menunjukkan peningkatan amarah, impulsivitas, dan reaktivitas emosi. Bukan karena mereka “orangnya pemarah”, melainkan karena otaknya lagi capek.
Kondisi kurang tidur bikin hormon stres meningkat, regulasi emosi terganggu, dan bagian otak yang tugasnya ngerem emosi jadi kurang optimal
Jadi kalian masih mau kurang tidur?
Gaji guru honorer = 300rb/BLN,
status nunggu tahunan jadi P3K.
Gaji staff SPPG = 3 - 7 juta, segera diangkat P3K.
Prioritas kebijakan bukan di OTAK tpi di PERUT.
@IndoPopBase just a reminder, beliau emg gk sempurna, at least kalo ngasih bansos, pak anies gk prnh self-claimed itu dari beliau melainkan pemprov DKI. seharusnya ini jd bare minimum utk semua pemimpin. bansos tuh dari pajak rakyat utk rakyat! bukan dari kantong lu pribadi, pembohong gendut!