Salut sama jadwal Fathimah yang super padet, masih sempet menyuarakan aspirasi
Fathimah: “gpp, berkoar koar disosmed itu tetep sebuah sikap, yang gak boleh itu, diem saja ketika indonesia tidak baik baik saja”
"Emang gue pikirin?" - Manusia ga punya akal pikiran, 74 Tahun, Divorced, gapunya titit
Mimpi apa lu semua, sampe punya presiden ngeluarin bunyi bunyian kaya gini pas pidato:
- ndasmu!
- anjingg!
- nyenyenyenye!
- emang gue pikirin!?
Kalau sampe 2029 bgst nyalon lagi dan 2 periode STRESS SEMUA ITU PENDUKUNGNYA PRABOWO!!! SAKIT JIWA ANJ!!!
DI TENGAH GEMURUH RUANGAN, SUARA TEGAS IBU:
“SAYA USAHA SENDIRI… MODAL SENDIRI… TANPA CAMPUR TANGAN PEMERINTAH".
TAPI BEGITU BERHASIL… TIBA-TIBA MEREKA DATANG MINTA PAJAK.”
Ia mewakili jutaan pengusaha yang membangun dari nol dengan keringat dan tekad.
Di tengah gemuruh ruangan, suara tegas Ibu Anik menggema jernih: “Saya usaha sendiri… modal sendiri… tanpa campur tangan pemerintah.
Tapi begitu berhasil… tiba-tiba mereka datang minta pajak.” Ia bukan sekadar bicara.
Ia mewakili jutaan pengusaha yang membangun dari nol dengan keringat dan tekad. Kisah sukses yang dibayar mahal dengan “pajak mendadak”.
Apakah ini bentuk keadilan yang seharusnya?
#KisahPengusahaSejati
Guys, ada berita dari Lombok Tengah yang menurut gue paling menggambarkan ironi terbesar dari kebijakan ekonomi Prabowo sekarang.
150 karyawan Alfamart kehilangan pekerjaan.
Bukan karena perusahaannya bangkrut.
Bukan karena kinerjanya buruk.
Bukan karena ada kesalahan dari karyawannya.
Tapi karena pemerintah daerah menutup paksa 25 gerai ritel modern dengan alasan melanggar Peraturan Daerah tentang penataan pasar rakyat.
Dan ini yang paling miris:
Rudi karyawan Alfamart di Kopang datang ke kantor Bupati bukan untuk melawan.
Dia datang meminta solusi.
"Jangan sampai kami menjadi pengangguran baru.
Sekarang ekonomi semua sulit,
semua harga sudah naik,
kebutuhan makin tinggi.
Sementara pekerjaan kami tidak ada karena ditutup."
"Cari kerja sulit, Pak.
Kami banyak yang hanya tamatan SMA."
Kalimat itu
"cari kerja sulit, Pak"
menurut gue adalah kalimat paling menyayat yang bisa diucapkan oleh seseorang kepada penguasa yang harusnya melindungi mereka.
Dan ini konteks yang lebih besar yang harus dipahami:
Penutupan Alfamart dan Indomaret di Lombok Tengah ini tidak terjadi di ruang kosong.
Ini terjadi di tengah narasi besar tentang Koperasi Desa Merah Putih program andalan Prabowo yang salah satu tujuannya adalah memastikan koperasi desa bisa menjalankan fungsi perdagangan ritel di desa-desa.
Artinya sederhana:
gerai ritel swasta yang sudah ada ditutup supaya ruangnya bisa diisi oleh koperasi yang terafiliasi dengan program pemerintah.
Bukan karena ada masalah dengan pelayanannya.
Bukan karena ada keluhan dari konsumen.
Tapi karena ada kepentingan yang lebih besar yang membutuhkan ruang itu.
Dan ini yang paling pedas:
150 karyawan kehilangan pekerjaan.
Kalau setiap karyawan punya keluarga dengan 2-3 orang tanggungan ada sekitar 300-450 orang yang terdampak langsung dari satu kebijakan penutupan di satu kabupaten kecil.
Dan ini baru satu kabupaten.
Lombok Tengah.
Dengan 25 gerai yang ditutup.
Berapa kabupaten lain yang sedang atau akan melakukan hal yang sama di seluruh Indonesia atas nama program yang sama?
Dan ini yang paling mengerikan sebagai pesan kepada semua pelaku usaha:
Kalau lo punya usaha di Indonesia sekarang dan tiba-tiba ada program pemerintah yang membutuhkan ruang bisnis yang sama dengan yang lo jalankan negara bisa menutup usaha lo kapan saja.
Bukan karena lo salah.
Bukan karena lo melanggar hukum yang berlaku sejak awal.
Tapi karena ada Perda yang bisa diaktifkan atau diterapkan secara selektif ketika dibutuhkan.
Investor asing yang sudah komplain ke Prabowo soal kepastian regulasi ini adalah contoh nyata kenapa
mereka takut masuk.
Hari ini Alfamart.
Besok siapa?
Dan sambungkan ini dengan kondisi yang lebih besar:
Badai PHK sedang mengintai.
Rupiah di Rp17.700.
Lapangan kerja tidak tumbuh.
Dan di tengah semua itu ada kebijakan yang menambah 150 pengangguran baru di satu kabupaten kecil dengan alasan penataan pasar.
Prabowo bilang: "Kalau tidak beres copot. Sederhana."
Tapi 150 orang yang tidak beres hidupnya bukan karena kesalahan mereka sendiri tidak punya siapapun yang bisa mereka copot.
Negara yang seharusnya memberi rasa aman bagi rakyat yang bekerja keras justru menjadi sumber ketidakpastian yang paling besar.
Karyawan Alfamart itu tidak meminta banyak.
Mereka hanya minta bisa tetap bekerja.
Minta jangan dijadikan pengangguran baru di tengah
kondisi ekonomi yang sudah sulit.
Dan jawaban yang mereka dapat adalah:
datang ke kantor Bupati mengantri
memohon dengan harapan ada yang mendengar.
Itulah posisi rakyat kecil di Indonesia sekarang. Bukan warga negara yang dilindungi.
Tapi pemohon yang berharap penguasanya bermurah hati.
Banyak Turis Israel yg berkeliaran di Bali dan Lombok .kok bisa lolos. Harus di selidiki petugas imigrasi yg meloloskan para turis2 israel tsb. Karna indonesia tidak punya hubungan Diplomatik dgn israel.
Pemerkosa 50 santriwati tidak ditahan dan dibiarkan pulang sampai bisa kabur. (walaupun akhirnya ditangkap)
Sidang air keras malah bahas cara pelaku yang kurang ahli.
Menyedihkan.
Saya tidak akan percaya lagi sama 2 kelompok tersebut.
Di Indonesia agen Israel bebas ngoceh bahkan diberi panggung oleh TV nasional. Tapi pengritik pemerintah dan pembela masyarakat tertindas dicap antek asing bahkan sampai disiram air keras.
Banyak aset saya yang mandek karena saya tidak dapat kredit, tidak berkuasa selama 20 tahun.
Sekarang sudah berkuasa, gimana kabar aset dan pabriknya?
Jelas beres dong...!!!
Bayangin, lu baru masuk kerja 3 hari. Tiba-tiba divonis mati atas kejahatan yg lu sendiri ga tau. Kebayang ga, sefrustasi apa rasanya? Negara hukum tapi cuma menghukum rakyat kecil.
Ngapain pake ahli gizi kalo MBG isinya cuma susu, jajanan pasar, keripik.
Sumpah ini cara ngelola negara bener2 cuma bikin bangkrut doank. Bubar lah 2030
Sorry sorry to say... Bro bukan hanya gagal jadi pemimpin negara tapi juga gagal menjadi manusia.
Seseorang yang empatinya udah mati tuh orang yang paling bahaya, karena jangankan bisa memahami kondisi orang lain, untuk sadar tindakannya menyakiti aja nggak akan mampu.
Kesepakatan perjanjian dagang dengan Trump ini sama saja menjadikan Indonesia negara bagian dari Amerika dan akan menjadi ancaman kemerdekaan NKRI 🇲🇨
Para tim negosiasi seolah-olah tidak memahami isi teks perjanjian tsb dan Pemerintah sekarang malah sibuk membantah dan mencari pembenaran.
Simak dan pahami isi videonya ya gaess..
85 Negara bersatu mengecam Israel, menolak penjajahan atas wilayah Palestine!
Harusnya Indonesia ada disini bukan malah di geng zionis & penjahat kemanusiaan.