@aquaproofsih@tanyakanrl Aku udah dpt rujukan ke poli jiwa ka, minggu ini aku konsul karna jujur aku udah 2 bulan lebih dan ganggu kondisi aku juga seseknya 😭 terimskssi ka doanya
Hallo aku lagi butuh banget saran.
Aku umur 25thn dan aku diselingkuhin di hub 2 thn dan nemu sebuah daily cowokku yg galau karna ga berkomunikasi lg sama perempuan yg sempet deket di bulan mei thn kmren cewe itu jg udah punya pacar tp mereka intes cht vc dan saling nyaman.
@lahugha Ka, aku difase diselingkuhin berkali kali tp masih balik kaya aku takut lepasnya, aku bingung sndiri jalaninnya kaya di jalanin tp sakit gitu kalo di lepas takut makin sakit
Ini adalah contoh dua individu berbeda kapasitas menjalin hubungan, bahkan komunikasi sampai berbusa pun tidak akan nyambung.
Si pria memaknai hubungan dengan keterikatan intens, selalu hadir secara emosional, timbal balik (bukan uang).
Sementara si wanita memaknai hubungan dengan kebebasan, ritme pribadi, tidak harus selalu hadir.
Maka dari itu, modal ketertarikan awal—crush, cinta pandangan pertama, dan sejenisnya—saja tidak cukup untuk ditindaklanjuti. Akibatnya, dua batin bersatu tapi tidak kompatibel—contohnya seperti yg terjadi pada Sender.
Lalu solusinya apa? Bukan komunikasi, tapi pahami kapasitas pasanganmu—pahami bahwa dia bisanya sampai situ, pahami perspektifnya. Tapi memahami kapasitas dan perspektif orang lain pun butuh kapasitas yg lebih tinggi.
Apapun pilihannya, keputusan tetap ada di tangan Sender dan pasangannya.