dari semua keterlambatan yang mungkin terjadi dalam hidup, pada akhirnya aku sadar dan berdamai dengan situasi bahwa aku tidak punya apapun, APAPUN.
bahkan nafas ini cuma sementara, lalu apa lagi yang aku khawatirkan? tidak mau banyak tanya lagi, hidup aja terus. sampai akhir, sampai selesai.
Teruntuk orang-orang yg selalu baik padaku.
Semoga nasimu selalu hangat, semoga traffic light selalu hijau, semoga selalu merasa teduh di setiap terik, semoga setiap kebingunganmu ada orang yang membantu.
Ternyata skill kehidupan yang harus dikuasai di usia 20-35 itu adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. Please don’t expect too much. Orang bisa berubah. besok suka, besok lagi bisa enggak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan saja.
salah satu ujian terberat wanita itu terletak pada ketidak stabilan perasaannya.
wanita berjuang melawan prasangka buruk, moodnya yang mudah berubah, mengendalikan overthinking yang rumit, bahkan melebihi dari masalah itu sendiri.
hebatnya, kamu bisa melalui itu.
semangat girls!
@empty__core Untuk saat ini ga ke siapapun bahkan ke pasangan sekalipun. Bener kl ada sesuatu yang ngeganjel udah dibawa sholat pas lagi sendiri aja. Nangis dalam sholat, trus kl bisa nulis di notes, udah puas trus dibuang/ hapus.
@jejakrasa27 Pilihan orang beda2 yah, tapi aku pribadi & suami lebih tenang kalau hidup lebih private, terserah mau org lain berpikir sok iye atau apa, yang ngerasa nyaman di hati yah kita bukan oranglain 😇 Sudah di fase ini sih.
“ribet banget ngurusin perang, buang-buang waktu”.
kadang aku bingung, gimana bisa orang choose denial saat dunia lagi literally on fire.
“itu kan jauh dari kita.”
no. nothing is ever that far in a global system.
kita hidup di dunia yang saling terhubung. satu konflik bisa ngaruh ke harga minyak, nilai tukar, inflasi, market saham, market crypto, sampai biaya hidup sehari-hari. perang itu bukan cuma soal bom dan batas negara, guys. it’s about economy, stability, energy, supply chains, and humanity.
but being aware doesn’t mean being dramatic. it means you understand the ripple effect.
Imagine if Iran bombed Washington and killed students in schools, what would you call it? Terrorists
The U.S. and Israel bombed Tehran and killed students in schools. Why do you call it a "pre-emptive strike"?
Bombing a school is a war crime under international humanitarian law