BREAKING NEWS
Hanya mendapatkan Rp 78.000 selama enam bulan operasional
Gerai Koperasi merah putih Blok M yang jadi percontohan serta didatangi prabowo secara langsung, jauh dari laba yang didapat para minimarket swasta yang lain.
Sama warung madura kayaknya juga jauh ini
komika mega salsabila yg bikin video satir soal pengakuan pemilik uang dalam sebuah kasus ngaku didatangi jampidsus. gak lama kemudian, rumahnya juga didatangi sekelompok orang tengah malem. sampe skrg blm jelas itu siapa dan maunya ngapain.
klo kritik sama satir aja bikin orang ngerasa harus was², wajar klo publik jd banyak tanya.
😩 OTAK GUE MELELEH DENGER ARGUMENNY 😩
- Karyawan kopdes ga usah digaji
- Ini konsepnya gotong royong
- Ada 400 KK dalam 1 desa
- Asumsikan 1 KK belanja 1jt per bulan
- Artinya 400 KK = 400jt per bulan
- Artinya 4.8M dihaslkan per tahun
- Bandingkan dengan dana desa hanya 700jt
Blokkkk 4.8M itu baru revenue ga mungkin dikantongin semua. Orang biasa korup ngertinya uang masuk kantong otomatis jadi milik sendiri 🫵🏼
Indomaret aja yang super efisien:
- Gross profit margin 22%
- Operating profit margin 3%
- Net profit margin 2%
- NPM 2% dari 4.8M itu ~Rp100jt
YANG BIKIN GUE GA HABIS PIKIR:
- Jadi program "STRATEGIS" yang gacor wadidaw ini cuma punya upside maksimal nambah Rp100jt dari Rp700jt dana desa tahun lalu?
- Orang tolol macam apa yang hitung target revenue dari assume 100% market share total populasi?
- Darimana angka 1 KK Rp1jt per bulan dibelanjain di koperasi?
- Yakin bisa dapet NPM 2%? Koperasi lu aja lokasinya di antah berantah, supply chain belum ada, gue sih ga yakin 2% masih kejaga. Mau naikin harga? Ya mending masyarakat beli di tempat lain
- Ini berarti KDMP assume ~100% revenue dari belanja rumahan KK? Warga yang biasa buka warung, pasar-pasar, toko rumahan, ITU SEMUA MAU LU LIBAS?
- Manajernya harus JENIUS buat bisa olah kondisi brutal unfortunate dan ga waras ini jadi untung. Tapi trainingnya malah disuruh wamil 😩😩
Eks Wakil Menteri Luar Negeri RI Dino Patti Djalal, lewat akun IG pribadinya, menyampaikan kritik kepada pemerintah RI yang terkesan menyepelekan udangan Iran ke pemakaman Ayatollah Ali Khameini yang tewas dibunuh Israel pada 28 Februari 2026 lalu.
Pemerintah nggak memenuhi undangan dari Iran dengan mengutus delegasi resmi, dan yang hadir hanya Dubes RI di Teheran. Hal ini, oleh Teheran, dianggap sebagai sikap menyepelekan undangan.
karena @Cloudflare pernah narik kabel dari Singapore ke Jakarta di palak dengan total 43x lebih mahal dari narik kabel di Amerika Latin atau eropa
43x lebih mahal, yg bener aja 🤧 @TelkomIndonesia@kemkomdigi
saking bobroknya sistem di sini, orang-orang malah jadi ngira populasi lulusan sarjana di indonesia itu OVER. padahal mah emang LAPANGAN KERJANYA AJA YANG GA ADAAAAAAAAAA. 🙂
Gue bukan ahli perpajakan
Tapi serius gue bertanya
Kenapa ya buku itu jadi objek pajak?
Padahal, buku itu:
Bukan barang mewah
Bukan barang tersier
Bahkan punya fungsi pendidikan..
Contohnya nih, bacaan seperti fiksi dan novel itu melatih kemampuan imajinasi pembaca..
Atau bacaan populer yang justru membangun kebiasaan membaca.
Nah yang menariknya..
Hanya beberapa buku yang bebas pajak:
- buku agama, kitab suci dan buku pelajaran umum menurut PMK 5/2020.
Di luar itu malah dikenakan pajak. Kenapa ada pembedaan seperti ini?
Padahal, kalau negara serius ingin meningkatkan literasi...
Semua jenis buku jangan dipajakin. Kalau harganya lebih murah, makin banyak yang membeli buku.
Penerbit senang, penulis juga untung (apalagi kalau besaran loyaltinya memihak penulis)
Daripada rakyat asyik nonton video pendek,
Apa ga lebih baik rakyat jadi suka baca buku?
FOTO: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
#intinyadeh akun IG @/cabinetcouture_idn diban krn "legal request" dr Kemkomdigi.
Diprotes keras, dianggap pembungkaman krn yg dipost itu info publik (foto & harga barang)
Trus bikin akun baru @/cabinetcouture_season2, spill deretan tas Menteri Meutia Hafid seharga ratusan jt.
BOLAK BALIK DIPENJARA, SEKARANG JADI MENTERI!
KAPAN TERAKHIR DIPENJARA?
Sementara rakyat, harus urus SKCK, batas umur, syarat ijazah, syarat bejibun lainnya, belum tentu juga lolos kerja.
Kalau kelen baca ini.
Sebenarnya ini alarm keras.
Masyarakat udah ga percaya sama pemerintah. TRUST sudah hilang.
Maka masyarakat pun makin ragu untuk membuka data aset mereka kepada pemerintah via sensus.
Yang bahaya di sini adalah:
Data-data jadi makin ga akurat
Kalau data ga akurat, kebijakannya juga jadi ga akurat.
Itulah pentingnya TRUST
Dan punya pemimpin yang bisa membangun TRUST.