UI BERDUKA, RAKYAT TERLUKA: KECAM TINDAKAN REPRESIF APARAT DI LENTENG AGUNG ⚠️
Rabu, 10 Juni 2026 menjadi hari kelam bagi kemanusiaan dan ruang hidup warga Lenteng Agung. Aliansi Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari berbagai organisasi mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh aparat TNI di tengah proses penggusuran paksa sejumlah rumah warga.
Niat baik warga dan mahasiswa untuk mempertahankan hak atas tempat tinggal justru dibalas dengan kekerasan. Akibat bentrokan dan eksekusi paksa ini, seorang mahasiswa UI dan beberapa warga setempat dilaporkan mengalami luka-luka.
"Tugas aparat adalah melindungi rakyat, bukan menjadi algojo bagi ruang hidup mereka."
Mahasiswa UI menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap warga sipil yang memperjuangkan haknya tidak dapat ditoleransi! Kami menuntut penghentian represivitas, pengusutan tuntas atas korban yang terluka, dan keadilan bagi warga Lenteng Agung.
Mari rapatkan barisan. Kawal terus kasus ini! Panjang umur perjuangan!
Israel killed his mother and father.
Because of Israel, his leg was amputated.
Because of Israel, his left hand is now also at risk of amputation.
Don’t stop talking about Gaza.
İSRAİL ASKERİNDEN KAN DONDURAN PAYLAŞIM: FİLİSTİNLİ ÇOCUKLARI "SATILIĞA" ÇIKARDI!
İnsanlık bir kez daha yerle yeksan oldu. İsrail ordusuna mensup bir askerin sosyal medyada paylaştığı video, vahşetin ve ırkçılığın geldiği son noktayı gözler önüne serdi.
Görüntülerde; elleri kelepçelenmiş, gözleri bağlanmış çaresiz Filistinli çocuklar yer alıyor. İşgalci askerin bu acı tabloya düştüğü not ise tam anlamıyla bir insanlık suçu:
"Satılık: 2 tanesi 100, 3 tanesi 75 şekel!"
Çocuklar hedefte: Savaş suçlarına her gün bir yenisini ekleyen işgal zihniyeti, bu kez çocukların haysiyetini ve yaşam hakkını hedef aldı.
Bu ne bir savaş stratejisi ne de bir rastlantı; bu açıkça bir insanlık dramı ve vicdan tutulmasıdır.
Zulme sessiz kalan dünya, bu vahşeti daha ne kadar seyredecek?
Nayef Samaro mengantarkan istrinya ke rumah sakit agar dapat melahirkan anak pertama mereka, lalu ia pergi untuk mengambil beberapa keperluan.
Di tengah perjalanan, serdadu penjajah "Israel" membunuhnya.
@Hanzpal2@sahabatalaqsha
*"Anak berusia 6 tahun yang diculik oleh tentara Israel di Gaza dianiaya dan beberapa organ pentingnya dicuri oleh Israel*
*Anak tersebut dikembalikan ke keluarganya dalam keadaan terluka*
Apakah kamu diam karena itu bukan anakmu ? Jangan diam ! Segera bagikan"
CUPLIKAN LANGSUNG: Warga Palestina pingsan karena kelaparan hebat di Gaza, disiarkan langsung di televisi. Sebuah momen yang tidak boleh dilupakan dunia.