- Rotasi posisi
- Ball Posession
- Regenerasi
- Kolektifitas
- High Pressing
- Mau belajar bahasa Indonesia
- Kalo lagi ga ngelatih paling ketangkep kamera lagi jogging
- Netizen ga kenal penerjemahnya
- Ga banyak babibu diluar lapangan
- Ga janji muluk muluk
- Aktif dipinggir lapangan selama pertandingan
- Ga ngambil spotlight ketum pssi diluar lapangan
JOHN HERDMAN Masterclass 🔥
Dear Driver Wuling AirEV,
Tolong kalau parkir jangan dalem dalem mundurnya, cukup samain pilar B mobil lu sama pilar B mobil kanan kiri lu yang ukurannya lebih gede.
Capek diphp parkiran kosong
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Gaes, saya baru saja salat Id di Central Mosque Bari, Italia Selatan.
Rasanya unik banget.
Di tengah kota pelabuhan tua di pesisir Adriatik ini, saya duduk bersimpuh bersama jamaah dari begitu banyak bangsa. Italia, Maroko, Tunisia, Albania, Pakistan, Bangladesh, Afrika, dan saya dari Indonesia. Sendirian.
Bahasa mereka berbeda, warna kulit berbeda, tradisi berbeda, tapi saat takbir berkumandang, semua larut dalam satu kalimat yang sama. Allahu Akbar.
Yang menarik, Bari ternyata punya sejarah Islam yang panjang, meski jarang diketahui orang.
Pada abad ke-9, kota ini pernah menjadi pusat Emirat Bari (847–871 M), sebuah pemerintahan Muslim yang berdiri di Italia Selatan.
Saat itu Bari bahkan menjadi salah satu simpul penting perdagangan dan peradaban Islam di kawasan Mediterania.
Jadi, jauh sebelum hari ini ada komunitas Muslim modern di sini, jejak Islam sebenarnya sudah pernah tertanam di kota ini lebih dari seribu tahun lalu.
Hari ini, sejarah itu seperti terasa hidup kembali.
Di Central Mosque Bari, saya melihat bagaimana Islam hadir sebagai jembatan lintas bangsa. Anak-anak kecil berlarian dengan baju terbaiknya, para orang tua saling bersalaman, jamaah saling mengucap Eid Mubarak dengan logat yang berbeda-beda.
Ada sesuatu yang selalu menggetarkan ketika merayakan Idulfitri jauh dari tanah air.
Kita jd sadar bahwa umat ini benar-benar satu tubuh, melampaui batas negara.
Dari Bari, Italia Selatan, tampak bahwa Islam bukan sekadar identitas geografis. Ia adalah rumah yang bisa ditemukan di mana saja.
Eid Mubarak dari Bari. 🌙✨
Duet paling fenomenal pada masanya:
Cristiano Ronaldo dan Kaka🔥
Keduanya saling melengkapi, saling bahu membahu. Bahkan sebagian besar gol Kaka di Real adalah assist dari CR7
Duet yang, kalau Kaka tidak terganggu cedera, seharusnya bisa memenangkan segalanya.
Bukti sahih bahwa bola yang mencari Inzaghi 😱😱😱
Perhatikan gol pertamanya deh haha
Sy dl pas nonton ini ekspresinya “hah? Gol?”
Awalnya ky ga percaya gitu kl gol haha
Kl kalian gimana?
Tahukah kamu,
Kaka pernah gempar karena berita di luar lapangan hijau
Ketika dia resmi bercerai dengan mantan istrinya, Caroline Celico, pada tahun 2015.
Mereka sblmnya menikah sejak 2005.
Nah, yang bikin gempar adalah alasan perceraiannya.
Karena Celico mengungkapkan bahwa Kaka terlalu sempurna sebagai suami 😱😱😱
Namun, ia merasa tidak bahagia karena ada sesuatu yang hilang dari pernikahan mereka.
Kaka sendiri pernah cerita dr POV dia.
Dia sudah berusaha mempertahankan pernikahannya.
Dia belajar jd suami yg romantis, membaca buku ttg membahagiakan istri, dan sebagainya.
Sayang usahanya tak berhasil.
Siapa yg dl mengidolakan Kaka pas zaman sekolah?
ITB memiliki dua peringatan: dies natalis ITB setiap 2 Maret dan peringatan Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia setiap 3 Juli, yaitu tanggal pendirian Technische Hogeschool (TH) Bandung, almamaternya Sukarno.
ITB berakar pada TH Bandung, tetapi lahir dari Universitas Indonesia. Begitu pula dengan Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, dan Universitas Hasanuddin.
TH Bandoeng ditutup oleh Jepang pada 1942. Jepang kemudian mendirikan Bandung Koo Gyoo Dai Gaku. Setelah Indonesia merdeka, Bandung Koo Gyoo Dai Gaku diubah menjadi Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung. Tak lama berjalan, STT Bandung mengungsi ke Yogyakarta kemudan diubah menjadi STT Jogjakarta, yang kemudian menjadi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.
Sementara itu, pemerintah Indonesia mendirikan Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI) di Jakarta pada 1945. Ketika Belanda menguasai Jakarta, BPTRI berpindah-pindah ke Klaten, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.
Pada 1946, Belanda yang menduduki Jakarta mendirikan Nood Universiteit atau Universitas Sementara, yang kemudian berubah menjadi Universiteit van Indonesie.
Setelah pengakuan kedaulatan, Universiteit van Indonesie diambil alih pemerintah Indonesia dan digabungkan dengan BPTRI menjadi Universitas Indonesia pada 2 Februari 1950.
Universitas Indonesia terdiri atas Fakultas Kedokteran, Hukum, Sastra dan Filsafat di Jakarta; Fakultas Kedokteran Gigi di Surabaya; Fakultas Ekonomi di Makassar; Fakultas Teknik di Bandung; dan Fakultas Pertanian di Bogor.
Fakultas-fakultas itu kemudian memisahkan diri dari induknya. Fakultas Kedokteran Gigi di Surabaya menjadi Universitas Airlangga (1954), Fakultas Ekonomi di Makassar menjadi Universitas Hasanuddin (1956), Fakultas Teknik di Bandung menjadi Institut Teknologi Bandung (1959), dan Fakultas Pertanian di Bogor menjadi Institut Pertanian Bogor (1963).
🔗https://t.co/jSqiO1vT63
Milan memulai musim 2006-07 dengan -8 poin dan finish di peringkat 4 Serie A. Hal itu tak bikin Milanisti sedih, justru riang gembira karena juara Champions di Athena.
Gw anaknya oportunis.
Mana yg plg bersahabat sama kantong aja😅
Niatnya cuma mau tambal ban, jadinya malah ganti ban😅
Mampir posko mudik dunlop di RA57A tol Cikampek.
Dunlop Bluerespons TG ada promo, dgn total 4 ban 5,125jt, dapat cashback 200rb & souvenir seabrek🤣