The bloopers from BETWEEN TWO FERNS are every bit as funny as the interviews themselves.
Watching Zach Galifianakis and his guests struggle to keep a straight face is comedy gold.
Belum pernah saya lihat selama ini bung Ray Rangkuti bicara seperti ini.
Mungkin dia sudah jenuh melihat kondisi negeri ini.
Hanya dengan seorang pemuda yg bernama Tiyo Ardianto bisa membuat seluruh penghuni istana terguncang.
Cara pendekatan paling menjijaykkan itu adalah dengan memanipulasi keluguan seorang wanita.
Dia pikir lucu dengan mengatakan orang yang ada di depannya orang hilang. 😡
Simbak juga, kok polos banget begitu sih?
Masa gak tau kalau itu fotonya?
Hukum kita bisa gak ya ngelindungin orang-orang lugu dari jebakan manipulasi psikologis kayak gini?
Yuk diskusi.
"gue baru aja di giniin, gw di ganggu di acara standupkomedi gw. di samarinda, gw dateng untuk berkomedi lalu diganggu oleh segerombolan orang yang ga bisa berdemokrasi" kata bang Pandji
beberapa hari yang lalu bang pandji menghadiri acara standupkomedi di samarinda dan ketika dia manggung ada segerombolan orang yang diduga pendukung gubernur kaltim Rudi Mas'ud mengganggu acara.
Pandji menceritakan bahwa gangguan itu sudah terjadi saat opener opener sebelum dia naik panggung juga. ia menyebut bahwa teriakan dukungan kepada gubernur kaltim itu sangat mengganggu acara dan memicu ketegangan diantara penonton.
dan setelahnya ada pendukung gubernur kaltim itu yang komentar begini.
Luis David Hutabarat, 32 tahun.
Kerjaannya nimbang sawit.
Selasa sore kemarin dia pulang naik motor dari kebun mertuanya.
Yang ditinggalin di rumah: istri, sama 4 anak.
Di jalan, dia dicegat 6 orang petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara , perusahaan sawit BUMN. Motornya ditabrak gantian sampai jatuh.
Dia lari sekitar 100 meter, jatuh lagi, sembunyi di semak. Ketemu, dikeroyok.
Ditemukan tewas dengan memar di wajah dan leher.
TNI sendiri yang konfirmasi ke media: dua dari terduga pelaku, berinisial B dan BD, lagi bertugas BKO (Bawah Kendali Operasi) di perusahaan itu.
Satu prajurit aktif dari Kodim Iskandar Muda Aceh, satu lagi purnawirawan yang baru pensiun April kemarin.
Per kemarin, keduanya resmi jadi tersangka, bareng dua warga sipil.
Motifnya apa?
Dandim Labuhanbatu sendiri yang sampaikan ke pers: pelaku curiga korban mencuri buah sawit.
Dan sebelum hasil visum keluar, sebelum proses hukum jalan , pihak Agrinas sudah lebih dulu bicara ke media, menyebut korban yang sudah tewas itu sebagai pelaku pencurian.
Mati duluan, dituduh pencuri belakangan, tanpa pernah masuk ruang sidang.
Besoknya, ratusan warga membakar kantor dan mes perusahaan itu.
Bukan karena mereka tiba-tiba brutal.
Itu ledakan dari sesuatu yang sudah lama dirasakan: aparat negara dipakai menjaga kebun korporasi, bukan menjaga nyawa rakyat di sekitarnya.
Jadi pertanyaannya bukan cuma soal sawit siapa yang dicuri.
Pertanyaannya: kalau personel TNI resmi ditugaskan menjaga aset korporasi sawit, dan ujungnya seorang ayah dari 4 anak mati dikeroyok cuma karena DICURIGAI mencuri buah, bukan terbukti, cuma dicurigai ,
sistem macam apa yang lebih sigap melindungi tandan sawit ketimbang nyawa rakyatnya sendiri?