@darimatchamuuuu Pertama, gak tau kenapa cewenya tiba2 bete kenapa. Bete karena pilihan sendiri sih itu mah, bukan karena cowonya. Kedua, cowonya dibentak2 pake nada tinggi ga diturunin sama sekali
mas ini bilang, kalo di Singapore ga ada nyamuk
terus ada yg jawab gini:
“Mereka pakai sains.. Namanya Project Wolbachia.. Pemerintahnya sengaja melepas jutaan nyamuk jantan ber-bakteri khusus ke alam.. Pas nyamuk jantan ini kawin sama nyamuk betina liar, telurnya jadi mandul dan gak bisa menetas… Makanya populasinya drop drastis..”
dan setelah gua cek beneran ada cuy projectnya, keren yaa..
kalo di negara kita pake apa ya?
pake asep bakar sampah efektif gak sih?😅🫵
Kimpul joke aside gw seneng bgt ibu ini viral kek orang kota macem gw yang zero ball knowledge soal makanan selain tepung ini jadi lebih teredukasi soal diversifikasi pangan 🫰
Ternyata udah diperingatkan oleh Lee Kuan Yew (founding father & mantan PM Singapura) daridulu, cuma emang kita aja bangsa pelupa dan gampang dibohongin 😔
- Di 1998 pernah blg mertuanya (Soeharto) bakal meninggal 9 bulan lagi
- Pernah bercanda bakal melakukan kudeta
- Kata LKY “Ia dikenal blak-blakan, tetapi kerap bicara tanpa pertimbangan.. juga tindakannya dibilang terlalu impulsif dan gegabah.” 😅
Kelak untuk tetap bisa bekerja, orang orang ini harus terus memenangkan Prabowo-Gibram ditahun 2029
Lalu demi mereka & pekerjaan mereka. Sekolah, taman baca masyarakat, TK, PAUD dan fasilitas publik lainnya milik desa harus dirobohkan.
Haii, kenalin kami Geng Umbi-umbian Nusantara.
Berhubung kawan masih suka buta arah kalau disuruh bedain kami di kebun atau di pasar, mari kita absen satu-satu biar kalian melek soal kamu hehhe..
1. Si Kembar Beda Bentuk: Kimpul & Bote (Talas)
Kenalin, aku Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) yang lagi trending itu.
Tolong catat baik-baik, ciri mutlakku ada di bentuk daunku yang melekuk seperti panah tajam. Jangan panggil aku Talas. Talas itu nama lain dari saudaraku si Bote (Colocasia esculenta). Kalau si Bote, lekukan daunnya lebih tumpul dan berbentuk seperti hati yang utuh. Walau umbi kami sama-sama enak direbus, daun kami jelas beda.
2. Para Raksasa Nyentrik: Sente & Suwek
Kalau kalian lihat yang daunnya guede banget menantang langit, itu aku si Sente (Alocasia macrorrhizos). Daunku bentuknya segitiga raksasa, dan umbiku juga super besar di bawah tanah. Tapi kalau kalian lihat ada yang batangnya loreng-loreng kayak ular sanca, itu saudaraku si Suwek (Amorphophallus paeoniifolius). Si Suwek ini daunnya majemuk (terpecah-pecah) dan tumbuh memayung.
3. Geng Akrobat Pemanjat: Uwi, Mbolo, & Mbili
Nah, kami bertiga ini beda aliran. Kalau umbi lain batangnya tegak (pseudostem), batang kami tumbuh melilit dan memanjat.Kami dari marga Dioscorea.
- Aku Uwi (Dioscorea alata), punya daun bentuk jantung yang besar.
- Aku Mbolo (varian Uwi), primadona yang umbinya berwarna ungu eksotis di dalam tanah.
- Aku Mbili (Dioscorea bulbifera), si paling mindblowing. Kenapa? Karena selain nyimpen umbi di dalam tanah, aku juga memproduksi Bulbil Udara alias umbi yang menggantung di batang atasku. Keren kan, karbohidrat bisa berbuah di udara😂😂
So.. Selamat pagi dari kami geng karbohidrat lokal kearifan Nusantara.
Mulai sekarang, jangan sampai salah sebut nama kami lagi ya kalau mblusuk ke kebun atau belanja di pasar.
Kawan-kawan di sini paling suka olahan dari umbi yang mana nih? Digoreng, direbus, atau dibikin kolak? Coba absen.