@SelarikSyair sebelum dipisah
musim dan cuaca,
kita lebih dulu percaya
pada cinta
yang membangun jembatan.
selebihnya hujan
mengambil alih:
menetes dan bergetar
di hati yang gagal
menyeberangi kemungkinan. #jumatpuisi
@SelarikSyair tak tampak di wajah,
kesedihan terkurung
dalam lirik lagu:
aku menerka-nerka
di nada mana
rahasia duka itu
dijaga benar-benar:
terlindung dan berjarak
dari suara-suara
yang tak karib
dengan kemerduan. #jumatpuisi
@PelangiPuisi apa-apa yang tenang
dan tak beriak,
tak pernah selamat
dari kesepian.
kangen yang tertaut
pada ingatan laut,
mencari-cari debur
pada debarmu.
meski kau lebih terpikat
pada tabiat angin
yang nyaris melampaui
dinginnya penantian. #puisikangambar
@MataPuisi meski sulit bagi langkah
melipat jarak,
tlah kutempuh
separuh perjalanan
dengan sajak:
kusandingkan putih
bersama awan,
biar mendung
tak bernyali menyentuh saujana
sebelum rindu diseberangkan
menuju tak terbatas,
melampaui bahasa. #matamalam
@PelangiPuisi bisikkan padaku
satu rahasia,
sehingga tetap terjaga
segala yang tak terlihat
oleh mata telanjang:
seberangkan cinta
diam-diam
dari jantungmu ke jantungku
sebab acap kali
lidah salah mengeja. #SeninPelangi
@riadis99 cinta yang taqlid
pada rupa,
hanya mengimbuh
aduh di jantung.
tatkala tiada lagi
cantik menyepuh tubuh,
dan putih mulai melata
di tiap-tiap helai rambut;
akan raib dari hidup
apa-apa yang hanya dilihat
dengan mata telanjang. #puisibebas
@SelarikSyair tak jatuh begitu saja,
cinta yang manis
rupanya tlah menandai
kesepianku.
tak selalu,
yang indah di pandang
terasa sampai ke hati.
namun,
mata yang disusupi senyummu
tak pandai berkilah;
tak henti-hentinya sesuatu,
mengimbuh
apa-apa yang aduh
di dadaku. #jumatpuisi
@PemetikAksara dari semua yang indah
di mata,
kusimpan seluruh ketakjuban
untuk kau saja.
aku yang terlanjur
masuk pada tipu daya,
habiskan cinta hanya padamu.
sebelum pedih dan sedih
perlahan mengambil alih
segenap perasaan. #mainkata
@PemetikAksara jarak antara
cinta dan benci,
setipis angin disayat
duka-duka.
dingin yang merasuk,
kian merusak
tatanan di jantung;
sepenuhnya tak lagi padaku
degup dan hidupku
kini bertumpu. #puisiambyar
@MataPuisi dari panas
yang tak membakar
ciuman tercipta.
sungguh janggal
bila bibirmu,
juga bibirku
tak peka sentuhan.
sebab jauh di dalam debar,
api tlah dikultuskan. #matamalam
tak pandai bersilat lidah,
cinta yang tenang
dan dalam
ialah segala yang kupunya.
meski di permukaan,
laut pun hanya jadi cermin
bagi bulan,
atau apa saja
yang tak menyukai gelombang.
#jumatpuisi
~ @dipuisikhan
@SelarikSyair tak pandai bersilat lidah,
cinta yang tenang
dan dalam
ialah segala yang kupunya.
meski di permukaan,
laut pun hanya jadi cermin
bagi bulan,
atau apa saja
yang tak menyukai gelombang. #jumatpuisi