I'm not joking. I think we need to remove Teddy from power. Balikin dia jadi ajudan pribadi Prabs atau apalah itu dimana dia gak megang posisi strategis.
Kalo Prabs ngerasa gak bisa kerja tanpa semuanya diurus Teddy, he's clearly unfit to be in the office.
Asli nanya... @unyofficial gak mau nuntut orang orang ini kah? Mencatut nama institusi anda dengan memasukkan jurusan yg fiktif lho. Atau paling gak dicabut gitu kek ijazah sarjana nya dari kampus anda gitu? Netizen yuk lapor ke kampus S3 nya penipu ini sekarang supaya di DO aja
🚨Kalian harus tahu ini ⚠️⚠️⚠️
DAFTAR PERUSAHAAN SHARLY TJOANDA PENGHANCUR PULAU DI MALUKU UTARA
1. PT Karya Wijaya : menghancurkan Pulau Gebe
2. PT Bela Sarana Permai : menghancurkan Pulau Obi, Desa Wooi
3. PT Amazing Tabara : menghancurkan Pulau Obi, Desa Sambiki
4. PT Indonesia Mas Mulia : menghancurkan Pulau Bacan
5. PT Bela Kencana : menghancurkan Pulau Obi, Desa Soligi
Dan masih banyak lagi perusahan cangkangnya yang merusak
Sumber: JATAM
Total kekayaan Sharly Tjoanda hampir 1 Triliun Rupiah, menjadikannya gubernur terkaya se-Indonesia.
Sepertinya Sharly Tjoanda tidak butuh gaji sebagai Gubernur Maluku Utara. Yang dibutuhkannya adalah posisi strategis untuk mengatur regulasi agar bisnis tambang keluarganya semakin lancar.
She doesn't seem to understand the severity of her action's consequence, all she knows is that she is beling dizalimi rather realizing what is at stakes...
What a Anna delvey personality
Komplotan penipu travel grant tdk hanya makin memperburuk nama Indonesia (ya gak bagus juga sih skrg namanya), tapi mereka mencuri hak orang lain yg benar2 berhak & bekerja di bidangnya, serta berrisiko mempersulit peneliti Indonesia di masa depan.
Sdh penipu, pencuri jg.
Pencatut handal sejak tahun 2020 !!
Coba cek kalian yg temannya mbak Prihantini dan mas Rifaldy, takutnya nama kalian pernah di catut tanpa izin juga !!
Ada yang lagi rame:
DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark??
Masih menunggu kesimpulannya.
Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.
Tau gak bahayanya kasus ini?
Selain nama Indonesia bisa jelek di mata ilmuwan dunia ya.
Tapi pemalsuan data untuk dipresentasikan di forum ilmiah itu dampaknya bisa luas. Mungkin ada researcher lain yang ga tau kalo mereka fake, kemudian kutip penelitian mereka, dan dijadiin bahan praktek/treatment.
Ini tuh semestinya kan bawa data dan temuan ilmiah. Nah bayangin temuan ilmiahnya fake.
Masa' harus nunggu ada yang jadi korban dari orang2 norak yang sekadar pengen keluar negeri gratis sih?
Minimal kemenkes turun tangan sih. Ngejagain marwah keprofesian dan keilmuwan soalnya.
Anehnya Rifaldy Fajar dan Prihantini ini kan bukan dokter, bukan perawat, bukan apoteker, bukan nakes, gak pernah studi kesehatan atau kedokteran. Tapi kok bisa dapat puluhan travel grant selama 2-3 tahun di bidang spesialis kedokteran semua.(?) apa gak heran orang-orang dari sana?
pun perbuatan ini bener bener mencoreng nama baik pendidikan Indonesia loh, pendidikan kita (khususnya kedokteran) udah dipandang sebelah mata, ditambah ada pemalsuan kelas dunia begini apa ga amsyong
triliun.
- Biaya lingkungan mencapai sekitar Rp96 triliun.
- Rasio kerugian lingkungan jauh lebih besar dibanding manfaat ekonomi.
Dampak lain:
- Emisi karbon.
- Konflik sosial.
- Hilangnya keanekaragaman hayati.
- Biaya restorasi hutan.
4. Peran Singapura
Singapore menjadi pusat