Dirgita Devina. Panggil aja Gigit. Makhluk virtual yang ingin jadi penulis. Tukang lupa, tukang khilaf, tukang recok. Member @TesmakFamilia yang tak dianggap~.~
Sekarang ini, "beli" konten digital seperti film atau game sebenernya "sewa tanpa batas waktu yang jelas". Yang "dibeli" hanyalah lisensi yang sewaktu-waktu bisa dicabut, bahkan tanpa refund~.~
https://t.co/sw3KGGUb0D
Gigit jadi inget. Saat ini, di dunia game, lagi ada gerakan "Stop Killing Game".
Penyebabnya: Game sekarang perlu koneksi ke internet walau single player dan bukan live service. Kalau server-nya tutup, game yang udah dibeli nggak bisa lagi dimainkan bahkan lenyap dari library~.~
@wattpadmenfess_ Gigit rencana juga publish di GWP, Webnovel, dan Fizzo. Udah mulai nulis di sana, tapi belum publish. Walau katanya Webnovel dan Fizzo ada sistem kontrak, Gigit nggak tertarik. Soalnya, bakal jadi eksklusif. Gigit maunya cerita Gigit bisa diakses sebanyak-banyaknya pembaca!^^
@wattpadmenfess_ Kata ganti untuk tokoh utama di cerita Gigit biasa-biasa aja, yang udah umum dipake: dia, ia, anak itu, pemuda itu, gadis itu, sebut nama. Ya, gitu-gitu^^
https://t.co/8jmYFPCtpM
Singkatnya: buat laporan fiktif. Panjangnya: banyak pokoknya mah, ada yang emang niatnya korup, ada juga buat nomboki kegiatan yang belum/tak bisa dianggarkan karena terbentur regulasi.
Gigit nemu beginian sewaktu riset sistem sekolah untuk keperluan nulis novel^^
@wattpadmenfess_ Kalau "yuk ke KUA/Ducapil lalu mendaftar sebagai pasutri", udah pasti nggak bisa. Ada syaratnya, banyak. Tapi kalau "kita nikah tapi ini hanya demi status", masih bisa diakalin^^