People—poets included—now think that the point of poetry is punchy images and not, like, language and form. Aphorisms with line breaks. So yeah, tweets can be poems, who cares
Mumpung rame, shameless promo!
Kenalin, aku Bunga. Psikolog Umum yang fokus nanganin daily problem non klinis; stress, relationship problem, kecemasan ringan etc!
Yuk konseling sama aku! Start from 100k/sesi untuk vidcall session!
Info lebih lanjut bisa wa +62 851-6663-9968!
Buat Gen-Z yang atasannya micro-manage aku punya tips ofis politik yang etis:
> Balas atasanmu dengan micro update. Semua task kecil update ke atasanmu itu, selalu minta review, feedback evaluasi detail dalam bentuk pertanyaan tertulis, email.
> Kalau perlu sebelum mulai selalu alignment. Kasih ide kamu + tanya atasanmu mau gimana. Tanya yang detail sekecil mungkin. Setelahnya, setiap detail kecil yang udah dikerjain, mintain evaluasi dan feedback.
> Kuat-kuatan mental aja siapa yang paling mampu micro. Most of the time itu atasanmu yang nyerah duluan + atasan micromanage biasanya gak begitu bisa kerja.
> Kalau atasan ga nyerah juga? Saat performance review sampaikan aja atasan micromanage tapi tiap kali kamu minta feedback, dia ga jawab. Jangan lupa lampirkan bukti email. Next stepnya minta untuk tidak micromanage lagi.
> 100% works ya. Tapi tips ini tidak berlaku untuk perusahaan keluarga, BUMC, BUMN, BUMD, dan usaha tidak terstruktur.
Silakan dicoba. :)
adaa termnya, outing. misalnya friend A come out ke kamu kalau dia gay, you can't out friend A to everybody saying "oh iya he's my gay friend" or "it's okay, he's my friend and he's gay" you can't. i mean you don't walk around saying "oh here's my friend, he's hetero incel"