KEJANGGALAN TERKAIT KPK BELAKANGAN INI.
(Baca pelan2 ya).
Ada beberapa kejanggalan yang masif belakangan ini yang dilakoni oleh orang orang yang terkait dengan KPK. Kejanggalan itu juga terjadi akibat aktif nya sebagian dari mereka sebagai tim sukses calon presiden tertentu.
Coba bayangkan, bagaimana bisa ada pegawai aktif (ASN) kepolisian yang mantan KPK sangat aktif menyerang pimpinan KPK dan juga Mengomentari serangan kepada presiden Jokowi dan Keluarganya seperti yang dilakukan oleh mantan pimpinan KPK Dan mantan pimpinan KPK yang terdaftar sebagai tim sukses calon presiden.
Orkestrasi demi Orkestrasi opini dilakoni dan mereka ini didukung oleh media dan kelompok politik yang terkait dan terafiliasi dengan partai tertentu dan calon presiden tertentu. Padahal, tindakan ini tentu sangat berbau politis dan mengandung Anasir perjuangan jangka pendek kelompok yang sedang di tersangka kan dan Diusut oleh KPK terkait kader KPK yang telah menjadi tersangka. Tali dimanfaatkan pula oleh Calon di belakangnya.
Tadinya saya menyangka, mereka hanya akan berhenti setelah berhasil menekan ketua KPK FB yang sekarang sedang menjadi tersangka kasus pemerasan kader partai pemilik salah satu jaringan media terbesar di Indonesia.
Tetapi rupanya tidak berarti dan terus terjadi penyerangan demi penyerangan kepada presiden Jokowi Dan akhirnya juga kepada calon presiden yang terafiliasi dengan presiden Jokowi secara langsung atau tidak langsung.
Maka pertanyaan saya adalah, apakah KPK sedang menjadi pusat Orkestrasi baru untuk melawan presiden Jokowi sebagaimana biasanya mereka secara langsung atau tidak dipakai untuk melawan pemerintah. Bagaimana menurut Anda?
Kok jadi norak sih Bima, malah pakai diksi "janda", jangan karena ngerasa dibela jadi gede kepala. Next yg kemaren belain bisa berbalik nyerang kalau terus-terusan tengil.
Cerita Pagi Ini
Nenek gue π΅: kamu masih ada uang?
Gue π¦: *wih mau dikasih nih bilang gaada ah*
π¦: tinggal dikit sih, akhir bulan masih lama
π΅: gimana sih!? Kemana aja uangnya!? Gak bisa irit irit uang!?
π¦: *anj ngetes doang*
Inilah suasana saat para siswa SMA Negeri 1 Kupang, NTT, masuk sekolah jam 5 pagi.
Pemprov NTT menerapkan kebijakan aktivitas sekolah bagi SMA/SMK Negeri di NTT dimulai pukul 05.00 WITA dengan alasan untuk melatih karakter siswa.
Foto: ANTARA FOTO/Kornelis Kaha