Banyak pemimpin di berbagai
negara yang dipaksa turun dari
jabatannya akibat demonstrasi
dan tekanan rakyat:
- K.P. Sharma Oli (Nepal, 2025)
lengser akibat demonstrasi
rakyat;
- Blaise Compaore (Burkina
Faso, 2014) mundur setelah
demonstrasi rakyat;
- Gotabaya Rajapaksa (Sri
Langka, 2022) mundur setelah demonstrasi rakyat;
- Hosni Mubarak (Mesir, 2011)
mundur setelah gelombang demonstrasi rakyat;
- Evo Morales (Bolivia, 2019)
mengundurkan diri di tengah
gelombang protes massal;
- Ferdinand Marcos (Filipina,
1986) digulingkan melalui
revolusi people power;
- Alberto Fujimori (Peru, 2000)
mengundurkan diri setelah demonstrasi rakyat;
- K. Bakiyev (Kirgizstan, 2010)
lengser karena demonstrasi
rakyat;
- Abdelaziz Bouteflika (Aljazair,
2019) mundur karena didemo
rakyat;
- Robert Mugebe (Zimbabwe,
2017) mundur setelah tekanan
politik & demonstrasi;
- Omar al-Bashir (Sudan, 2019)
digulingkan oleh militer setelah
demonstrasi rakyat.
Dari semua peristiwa di atas
penyebabnya adalah presiden enggan mendengarkan kritik
dari rakyatnya dan otoriter.
Maka kata kuncinya:
๐๐๐ก๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐๐ก ๐ฅ๐๐๐ฌ๐๐ง
โข nanik s deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.
โข hotman paris mengundurkan diri dari kuasa hukum eks jampidsus, febrie.
โข nevi rizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten I Pemkab Gayo Lues.
โข Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI
Dan kamu masih merasa pesimis bahwa pekik suaramu di medsos tidak akan menghasilkan apa-apa? Jangan!
Teruslah berisik. Teruslah berisik mengkritisi embege, teruslah berisik mengkritisi advokat nakal yang membela penjahat, teruslah berisik mengkritisi pejabat publik yang pribadi atau anak-anaknya terang-terangan pamer kekayaan.
Teruslah berisik tentang keadaan pasar dan ekonomi kita yang jauh dari baik-baik saja. Kita semua bisa menghantam mereka. Kita semua bisa mempengaruhi psikologis orang-orang berkuasa.
Berisiknya kita bisa mempengaruhi kebijakan politik para penyelenggara negara!
Dua kasus security dalam beberapa hari terakhir bikin hati nyesek. Gajinya mungkin ga seberapa, tapi tanggung jawab dan risikonya besar banget๐ฅบ๐ฅบ๐ข
Foto ini layak menjadi kandidat photo of the year. Imo. Kuat sekali. Presiden kudu marah ke kementerian terkait dan kepala daerahnya. Kog sekolah rusak tidak segera diperbaiki? Ini malah nuding jurnalis Londo Ireng. Media sdg lakukan tugas kontrol sosial kog. Harusnya Presiden terbantu cc @dewanpers@FJPINDONESIA
3 Orang Di mobil alphard yang intimidasi satpam bundaran HI ternyata anggota POLDA JABAR
Anggota Polda โ
Pakai Plat Palsu โ
Nerobos lampu penyebranganโ
Naik Alphard โ
Pertanyaan gua polisi naik alphard duit dari mana ? Atau itu alphard punya siapa ??
Kemarin Presiden Prabowo bicara soal londo ireng. Ternyata di Indonesia ada juga londo ireng betulan, namanya Tawalijn Sigar.
Dia lahir di Langowan sekitar 1790. Tahun 1829 Belanda kehabisan tenaga menghadapi Diponegoro, lalu merekrut pasukan bantuan dari Minahasa yang mereka sebut Pasukan Tulungan. Tawalijn ikut. Dia memimpin prajurit dari Balak Langowan, menyeberang laut ke Jawa, memerangi orang yang belum pernah dia temui.
Maret 1830 di Magelang, Diponegoro ditangkap. Tawalijn pulang membawa Militaire Willems-Orde kelas 4 dari Kerajaan Belanda.
Hidupnya naik terus sesudah itu. Tahun 1841 Pendeta Schwarz membaptisnya dan namanya berubah jadi Benjamin Thomas Sigar. Tahun 1848 Belanda mengangkatnya jadi Hukum Besar Langowan bergelar Majoor. Dia memerintah distrik itu dua puluh dua tahun.
Anaknya, Laurens Roeland, mewarisi jabatan yang sama. Cucunya jadi klerk kantor residen. Cicitnya, Philip Frederik Laurens Sigar, duduk di Dewan Kota Manado lalu jadi Sekretaris Residen. Empat generasi menanjak di dalam sistem yang ikut mereka tegakkan.
Anak Philip bernama Dora Marie Sigar. Tahun 1946 dia menikah dengan Soemitro Djojohadikoesoemo. Lima tahun kemudian lahir anak laki-laki mereka.
Anak itu sekarang Presiden Republik Indonesia. Dan kemarin, dia bicara soal londo ireng.
APAKAH INI SEBUAH KEBETULAN???
Sumber cerita:
https://t.co/RsmU28PU9U
https://t.co/Wt4YabTxvc
https://t.co/pMhmvG5zee
https://t.co/KoQML62HWB
https://t.co/alajCwS6Nu
Tahun lalu pas mau liburan, tiba-tiba aku dihampiri petugas imigrasi setelah lolos autogate scan paspor.
๐ฎ: "Selamat sore, boleh lihat paspornya?"
๐ฑโโ๏ธ: "Halo, boleh pak." (ngasih paspor)
๐ฎ: "Tujuannya ke mana? Boleh lihat boarding pass juga?"
๐ฑโโ๏ธ: "Ke Jepang pak, ini boarding passnya."
๐ฎ: "Perginya sama siapa? Sendiri?"
๐ฑโโ๏ธ: "Sama temen dan keluarganya pak, total berenam."
๐ฎ: "Ke Jepang pakai visa kan? Boleh lihat visanya juga."
๐ฑโโ๏ธ: "Sebentar pak." (buka PDF di HP karena pakai visa waiver)
"Ini pak, saya pakai visa waiver."
๐ฎ: "Lho kok PDF? Mana stiker visanya? Biasanya kan ditempel di paspor."
๐ฑโโ๏ธ: "Saya pakai waiver pak, jadi nanti stiker baru dipasang pas udah sampai di imigrasi Jepang."
๐ฎ: "Nggak gitu, harusnya sebelum berangkat udah ada stiker visa di paspor."
๐ฑโโ๏ธ: "Hah gimana pak? Maaf, paspornya saya pinjam dulu."
(sambil buka halaman landing permission)
"Jadi gini pak, bulan lalu saya juga ke Jepang, dan stiker ini baru ditempel pas saya tiba di sana."
๐ฎ: "Oh masa sih? Peraturan baru ya?"
๐ฑโโ๏ธ: "(Dalam hati, ini petugas nggak dikasih info atau gimana ya?) Nggak kok pak."
๐ฎ: "Oh gitu ya."
๐ฑโโ๏ธ: "Iya pak." (sambil nunjukin website soal visa waiver di HP)
"Mungkin bapak bisa baca infonya di sini."
๐ฎ: "Oke." (terus pergi)
Jadi kepikiran, petugas imigrasi memang wajib paham soal aturan kayak gini nggak sih? Kalau memang wajib, bukannya harusnya mereka lebih ngerti ya?