tau gak sih kenapa LAKI-LAKI/SUAMI tuh banyak yg kyk PRINCES? bbrp ada yg mikir kalo udah ngasi NAFKAH= TANGGUNG JAWABnya udah beres. pdhl egk se-simple itu.
aku pernah denger podcast seorang pakar keluarga, dan nemu jawaban dr pertanyaan diatas.
karena KETIMPANGAN POLA ASUH orang tua. di mn anak perempuan dipersiapkan untuk "melayani" sementara anak laki-laki dipersiapkan untuk "dilayani" alias anak laki-laki sering kali tidak disiapkan untuk mjd suami yg terlibat secara emosional dan domestik
see? gmn budaya dan pola asuh orang tua membentuk ekspektasi yg egk seimbang sejak kecil, yg kemudian menjadi akar konflik atau penyesalan setelah pasangan tsb menikah.
Di saat seperti ini, kalau seseorang lagi cari rezeki, sekonyol apa pun, asalkan halal, jangan diledekin. Kalau seseorang sukses, doakan yang baik. Iri wajar, yang gak wajar itu iri dengki yang berujung nyinyir. Kita semua sama-sama berjuang. Gak perlu bikin konflik horizontal
Aku ga masalah wasapan sama orang yg profile picture-nya blank, last seen & online dimatiin, read receipts di off, gpp banget. Tapi aku paling ga suka wasapan sama orang yang nyalain 24 hours disappearing messages, maless bgt 👊
WA dari temen kantor lama. Malem. Jam 11.
"Bro, istri gue masuk IGD."
"HAH? KENAPA?"
"Pingsan di kamar mandi. Jam 9 malem."
"Gue pikir stroke. Atau jantung. Atau apa."
"Dokter bilang: kelelahan kronis. Kurang tidur akumulatif. Dehidrasi."
"Gue bingung. Kok bisa? Dia kan di rumah aja."
Dan kalimat terakhir itu, "di rumah aja" , keluar dari temenku yang istrinya BARU PINGSAN.
Bahkan di depan IGD pun, dia masih bilang "di rumah aja."
Temen gw kerja di PLN.
Dia bilang ada satu pertanyaan yang tiap hari bikin dia dimaki, dan dia capek ngejelasinnya.
Pertanyaannya: "kok beli token 100 ribu, dapet listriknya kurang? Sisanya ke mana?"
Dia cerita ke gw sambil geleng-geleng. "Yang motong duit itu bukan PLN. Tapi yang dimaki tetep kita."
Gw ngerutin dahi. Kalo bukan PLN, terus siapa yang ngambil?
Malem itu gw cek struk token gw sendiri. Ada satu baris kecil yang selama ini gak pernah gw baca.
gue cukup pede untuk bilang bahwa gue “mampu”. ada privilege dari pekerjaan gue sebagai musisi—yang, puji tuhan—berhasil dan uangnya lebih dari cukup.
akhir-akhir ini gue merasa terdampak dengan kenaikan harga barang-barang karena rupiah yang melemah.
kalau gue aja terdampak, gue gak kebayang kalian bakal gimana. serem.
bener kata tu orang. ikan busuk dari kepala. bawahnya mau diapain pun gak akan guna, karena yang busuk dia sendiri.
Percakapan sama suami setelah bulan lalu kita emang banyak banget pengeluaran:
👨🏻: uangnya udah abis yah?
🧕🏻: kenapa emang?
👨🏻: gpp. Aku takut kamu kekurangan aja.
🧕🏻: *tunjukin saldo rekening*
👨🏻: oh? Kok bisa??
🧕🏻: ya… nabung?
👨🏻: iya tapi kan kemarin aku udah ambil uang tabungan. Alhamdullilah kalau kamu masih pegang uang
🧕🏻: semisal ternyata saldonya Rp 0,- kamu akan tanya gak uangnya kemana?
👨🏻: engga. kalau abis ya berarti aku kurang keras kerjanya.
🧕🏻: terus?
👨🏻: ya… paling kamu aku ajak duduk bareng. terus kita nangis nangisan dulu. huhuhu rejekinya lagi seret. huhuhu.
🧕🏻: HAHAHAHAHAHHAHAHA
Suamiku ini emang tipe yang sangat drama. Lebih ekspresif dibanding aku. Jadi dia selalu melow dalam kondisi apapun😂😂
cc:threadpritiisa
Yang membuat hancur seseorang itu adalah serakah.
Ga bisa merasa cukup.
Serakah ini mengakar dari semua kalangan.
Mau kerja enak, santai tapi duit gampang banyak.
Enough is enough.
Ra iso berpikir ngono.
Gaji 15 Juta Tapi Istri Masih Ngeluh Kurang. Bukan Istrinya yang Boros, Bapak Aja yang Gak Punya Sistem.
Tanggal 25, gajian cair. Bapak buka mobile banking, transfer 15 juta bulat-bulat ke rekening istri. Bapak taruh HP di meja, senyum bangga, lalu bilang: "Udah masuk ya Ma, semua gaji bulan ini. Atur aja."
Karena sambil bolak balik dapur-ruang tamu buat nyuapin Maudi. Agak aneh rasanya. Gak usah dimakan kalau gak suka"
"Terus masa dibuang?"
"Ya enggak. Dita aja yang makan"
(Pas Zlee makan)
"Enak banget gini. Sampek nambah 3 kali loh"
(terharu banget🥺💖)
Jadi ceritanya gw lagi masak rendang & sambal ijo. Sambal ijo nya langu, karena gw lupa banget bawang merah & bawang putih nya gak direbus dulu. Cuma cabe2an aja yang direbus.
Terus gw bilang.
"Sayang, sambal ijo nya agak langu deh. Lupa bgt bawang2nya gak direbhs. Gak fokus ...